Merauke||Cendrawasi7, Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara dimanfaatkan sebagai ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen prajurit untuk semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.
Komandan Lanud J.A. Dimara, Beny Aprianto, menegaskan bahwa ke depan jajaran TNI AU, khususnya di wilayah Papua Selatan, harus mampu tampil sebagai prajurit yang merakyat tanpa meninggalkan jati diri sebagai aparat profesional.
“Harapan kami ke depan, TNI AU akan semakin merakyat, khususnya di Papua Selatan. Namun di sisi lain, secara profesi harus tetap profesional sesuai jati diri sebagai prajurit rakyat,” ujarnya. Kamis (09/04/2026).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi dengan menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng citra TNI AU. Menurutnya, momentum ulang tahun ini harus menjadi titik evaluasi agar tidak ada lagi kasus yang melibatkan personel di lapangan.
“Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian-kejadian yang melibatkan personel dan merugikan institusi,” tegasnya.
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 TNI AU, Lanud J.A. Dimara telah menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Salah satunya adalah karya bakti yang telah dilaksanakan di wilayah Kaliweda.
Tak hanya itu, sejumlah agenda lain juga disiapkan, mulai dari kegiatan pasar murah hingga berbagai event olahraga yang melibatkan masyarakat. Bahkan, Lanud Dimara juga akan menggelar turnamen olahraga usia dini yang dijadwalkan mulai 11 April.
“Turnamen usia 12 tahun akan kami gelar sebagai bentuk pembinaan generasi muda, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” jelasnya.
Selain kegiatan sosial dan olahraga, upaya penegakan disiplin internal juga menjadi bagian dari rangkaian HUT.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel tetap menjunjung tinggi aturan dan etika sebagai prajurit TNI AU.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, HUT ke-80 TNI AU diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat citra TNI AU sebagai institusi yang profesional dan humanis. (*)
