Merauke||Cendrawasi7, TNI Angkatan Darat mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur di Papua Selatan dengan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Jembatan Garuda di Kampung Chandra Jaya, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Maju Melalui Karya Bakti TNI AD” itu dipimpin langsung Pangdam XXIV/Mandala Trikora Letjen TNI Lucky Avianto. Ratusan personel TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat turut hadir dalam momentum tersebut.
Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Dili Eko Setyawan mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pembangunan enam jembatan di wilayah Merauke. Infrastruktur ini dinilai krusial untuk menunjang mobilitas warga, khususnya di kawasan pertanian.
“Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam memperlancar transportasi dan aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu menegaskan pembangunan jembatan menjadi langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah. Ia menilai kehadiran infrastruktur tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan TNI AD yang terus mendorong percepatan pembangunan di Papua Selatan,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua DPRP Papua Selatan Heribertus Silvinus Silubun. Ia menyebut Jembatan Garuda tidak sekadar menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga motor penggerak aktivitas masyarakat.
“Jembatan ini akan mempermudah akses ke sekolah, tempat ibadah, hingga mempercepat distribusi hasil pertanian. Kami juga berharap masyarakat lokal bisa dilibatkan agar memberi dampak ekonomi langsung,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XXIV/Mandala Trikora Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di daerah perbatasan dan terpencil.
Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan warga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, prosesi peletakan batu pertama, penyerahan bingkisan kepada masyarakat, serta sesi foto bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Kodam XXIV/Mandala Trikora, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, serta perwakilan Balai Wilayah Sungai Papua Selatan dan pemerintah kampung setempat. (*)
