Merauke||Cendrawasi7, Turnamen sepak bola usia dini Danlanud Cup III U-12 Tahun 2026 resmi dibuka pada Sabtu (11/4/2026). Pembukaan berlangsung meriah dan dipimpin langsung Komandan Lanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto.
Dalam sambutannya, Beny menegaskan turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan karakter generasi muda sejak dini. Ia menyebut, nilai-nilai seperti sportivitas, disiplin, kerja sama tim, hingga mental juara menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Turnamen ini menjadi wadah untuk membentuk karakter anak-anak, tidak hanya soal menang atau kalah,” tegasnya.
Ia berharap, dari ajang ini akan lahir talenta-talenta muda berbakat asal Papua Selatan, khususnya Merauke, yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.
“Dari sini kita harapkan muncul bibit-bibit unggul yang kelak bisa membawa nama daerah ke pentas yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selain sebagai sarana pembinaan atlet, Danlanud Cup juga menjadi momentum mempererat sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat, termasuk para sponsor yang mendukung terselenggaranya turnamen.
Beny pun secara resmi membuka kompetisi dengan harapan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, aman, dan sukses.
Pemda Dorong Pembinaan Berjenjang
Bupati Merauke, Yoseph Blandip Gebze, menyambut positif penyelenggaraan turnamen usia dini tersebut. Ia menilai kompetisi seperti ini penting sebagai fondasi dalam membangun kualitas atlet sepak bola di daerah.
“Ini bagian dari pembinaan generasi muda. Bakat anak-anak harus terus diasah melalui kompetisi yang berjenjang,” ujarnya.
Menurut Yoseph, Papua Selatan memiliki potensi besar di dunia sepak bola. Ia menyinggung sejumlah pemain asal wilayah selatan Papua yang pernah menembus kompetisi nasional, termasuk memperkuat klub besar seperti Persipura.
Pemkab Merauke, lanjutnya, akan terus memperkuat sistem pembinaan melalui koordinasi dengan KONI serta penataan organisasi olahraga agar lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kita ingin pembinaan dari usia dini sampai senior berjalan terencana dan berkesinambungan,” tegasnya.
Pelatih Dorong Talent Scouting
Salah satu pelatih peserta, Kaharudin, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Danlanud Cup. Ia menilai ajang ini sangat penting sebagai ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Anak-anak punya wadah untuk menyalurkan bakatnya. Ini sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Ia berharap ke depan ada tim pencari bakat (talent scouting) yang hadir langsung memantau pertandingan, sehingga pemain potensial bisa mendapat kesempatan dibina ke level lebih tinggi.
“Kalau ada talent scouting, peluang anak-anak untuk berkembang akan semakin besar,” katanya.
Turnamen ini diikuti 15 tim di bawah naungan Persimer. Kaharudin berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar pembinaan tidak terputus.
Antusiasme Tinggi Sejak Laga Perdana
Koordinator pertandingan, Deny Zulkarnaen, mengatakan laga perdana berlangsung di dua lapangan dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.
“Pertandingan berjalan lancar, dukungan masyarakat juga luar biasa,” ujarnya.
Ia memastikan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan awal turnamen. Ke depan, ia berharap kompetisi usia dini seperti ini bisa terus berlanjut hingga tingkat provinsi maupun nasional.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari pembinaan yang lebih besar,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan berbagai hadiah, mulai dari uang pembinaan, piagam penghargaan, medali, hingga piala bergilir dan piala tetap.
Pada hari pertama, di Lapangan 1, PS Camar A menang tipis 1-0 atas PS Noterdam B. Sementara di Lapangan 2, PS Remko A tampil dominan dengan mengalahkan PS Rajawali 4-0. (*)
