KesehatanProvinsi Papua selatan

CKG Papua Selatan Diperluas ke Kantor Gubernur, ASN Jadi Target Percepatan Layanan Kesehatan ‎

Avatar photo
113
×

CKG Papua Selatan Diperluas ke Kantor Gubernur, ASN Jadi Target Percepatan Layanan Kesehatan ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke || Cendrawasih7, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Papua Selatan terus menggenjot pelaksanaan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG). Memasuki tahun kedua, program ini diperluas dengan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui layanan langsung di Kantor Gubernur Papua Selatan, Rabu (15/04/2026).

‎Kepala Dinkes PPKB Papua Selatan, dr. Benedicta C.H. Rahangiar, MARS, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan cakupan layanan kesehatan di wilayah Papua Selatan. Meski pelayanan tetap berjalan di puskesmas bagi masyarakat umum, perluasan titik layanan dinilai penting untuk menjangkau lebih banyak sasaran.

‎“Program ini sudah berjalan setiap tahun dan sekarang masuk tahun kedua. Di puskesmas tetap berjalan untuk masyarakat, namun untuk percepatan kami lakukan kolaborasi dengan Korpri Papua Selatan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke,” ujar dr. Herlin.

‎Ia menjelaskan, pelaksanaan CKG di Kantor Gubernur Papua Selatan berada dalam wilayah kerja Puskesmas Kurik. Tenaga kesehatan dari puskesmas tersebut dikerahkan untuk melayani pemeriksaan kesehatan bagi ASN maupun calon ASN (CASN) di lingkungan perkantoran.

‎Sementara itu, Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Kesehatan Lingkungan, Waluyo, menegaskan bahwa program CKG pada dasarnya diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Namun, penempatan layanan di Kantor Gubernur kali ini disesuaikan dengan aktivitas ASN.

‎“CKG ini menyasar seluruh masyarakat. Tapi karena bertepatan dengan jam kerja ASN, maka titik pelayanan kita tempatkan di kantor gubernur. Pelaksanaannya oleh Puskesmas Kurik sesuai wilayah kerja,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, program CKG terbagi dalam dua kategori, yakni untuk masyarakat umum serta untuk anak-anak usia sekolah mulai 7 hingga 18 tahun.

‎Hingga 15 April 2026, jumlah peserta yang telah mengikuti CKG di Papua Selatan tercatat sekitar 12.700 orang atau baru mencapai sekitar 2 persen dari total populasi. Capaian tersebut dinilai masih rendah sehingga diperlukan partisipasi aktif masyarakat agar target program dapat tercapai.

‎Program CKG dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026. Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk memantau kondisi kesehatan secara rutin.

‎“Harapannya masyarakat aktif melakukan cek kesehatan. Dengan begitu, jika ada gejala atau kelainan bisa diketahui lebih dini dan segera ditangani,” pungkas Waluyo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page