Mappi||Cendrawasi7, Proses seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Mappi mulai bergulir. Sebanyak 101 calon siswa (casis) dinyatakan siap melanjutkan ke tahap berikutnya setelah mengikuti pemeriksaan administrasi (rikmin) awal yang digelar Polres Mappi.
Tahapan krusial ini berlangsung di Aula Rupatama Polres Mappi, Selasa (7/4/2026), dengan fokus utama pada verifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen peserta sebagai syarat dasar mengikuti seleksi.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, Polres Mappi melibatkan pengawasan internal maupun eksternal. Sejumlah instansi turut digandeng, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi.
Kolaborasi lintas instansi ini dilakukan guna memastikan seluruh dokumen yang diajukan peserta, baik data kependudukan maupun ijazah, telah terverifikasi secara sah dan memiliki kekuatan hukum.
Dalam prosesnya, tim verifikator melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen perorangan casis. Mulai dari KTP, akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), hingga Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) diteliti secara detail untuk memastikan tidak ada celah manipulasi data.
Tak hanya itu, aspek pendidikan juga menjadi sorotan utama. Seluruh ijazah peserta dari jenjang SD hingga pendidikan terakhir dicocokkan dengan data asli guna mengantisipasi pemalsuan atau ketidaksesuaian dokumen.
Paur Subbag Watpers Bag SDM Polres Mappi, Aipda Yesaya Mokuk, menegaskan bahwa rikmin awal merupakan tahap penentu bagi casis untuk melangkah ke seleksi berikutnya.
“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik fisik dokumen, keabsahan, maupun kecocokan data dengan sistem yang dimiliki tim verifikasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi akan melanjutkan ke tahapan lanjutan di tingkat Polda, termasuk pemeriksaan kesehatan dan uji kesamaptaan jasmani.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan ini, Polres Mappi berharap dapat menjaring calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)
