MERAUKE || Cendrawasi7 – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengupayakan peningkatan tiga rumah sakit di Boven Digoel, Mappi, dan Asmat menjadi rumah sakit tipe C. Ketiganya masuk dalam rencana program PHTC untuk tahun depan.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahanggiar, mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan di Kementerian Kesehatan. Tim Kemenkes bersama Kementerian Pekerjaan Umum dijadwalkan datang untuk meninjau lokasi bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
“Harapan kami pada 2028 sudah selesai sehingga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” kata Herlina, Senin (21/9/2026).
Menurut Herlina, peningkatan status rumah sakit harus diikuti kesiapan tenaga kesehatan. Tahun depan, seorang dokter spesialis mata direncanakan bertugas di Asmat. Sejumlah dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis juga diharapkan kembali untuk bertugas di Asmat, Mappi, dan Boven Digoel.
Untuk kebutuhan jangka panjang, pemerintah provinsi ingin menyiapkan calon tenaga kesehatan melalui beasiswa, baik dari Kementerian Kesehatan maupun pemerintah provinsi.
Selain tiga rumah sakit tersebut, Pemprov Papua Selatan telah menyiapkan master plan dan studi kelayakan untuk rumah sakit provinsi tipe A. Namun, Herlina menilai kebutuhan anggarannya sulit dipenuhi jika hanya mengandalkan APBD provinsi. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat dapat membangun rumah sakit tersebut, termasuk melalui skema rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan.
“Kalau ada rumah sakit vertikal di sini, masyarakat Papua Selatan tidak perlu dirujuk jauh ke luar daerah untuk pelayanan yang bisa ditangani di sini,” ujarnya.
Herlina menyebut lahan sekitar 10 hektare di jalan menuju Salor, dekat Kampung Ivimahat, telah dihibahkan masyarakat kepada Pemprov Papua Selatan untuk rencana pembangunan rumah sakit. Ia berharap rencana itu dapat terealisasi. (C7)





