Provinsi Papua selatan

Tangis dan Amarah Warga Merauke Pecah, Desak Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Julia

Avatar photo
209
×

Tangis dan Amarah Warga Merauke Pecah, Desak Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Julia

Sebarkan artikel ini
Social Share

🗞 CENDRAWASI 7.COM
📍 Merauke, Papua Selatan, Tangis dan amarah warga Merauke pecah di Lapangan Kapsul Waktu, tepat di depan Kantor Bupati Merauke, Selasa (28/10/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi tersebut dalam aksi solidaritas untuk Julia, gadis kecil yang meninggal secara tragis dan diduga menjadi korban kekerasan tidak manusiawi.

Aksi damai yang digelar masyarakat itu berubah menjadi lautan haru. Banyak peserta membawa bunga putih sebagai simbol duka, serta mengenakan pita kuning di lengan sebagai tanda solidaritas dan seruan agar pelaku segera ditangkap.
Isak tangis terdengar di tengah massa yang bersatu menuntut keadilan bagi almarhumah Julia.

Koordinator aksi, Ilham Afandy, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar unjuk rasa, tetapi bentuk nyata kepedulian dan doa bersama masyarakat Merauke.

“Ini adalah bentuk cinta dan solidaritas kami untuk almarhumah Julia, gadis kecil yang menjadi korban kesadisan. Semoga Allah SWT menerima di sisi-Nya dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Ilham dengan suara bergetar.

 

Suasana di lapangan semakin haru saat doa bersama digelar. Ribuan warga menundukkan kepala, beberapa di antaranya tak kuasa menahan air mata. Meski terik matahari menyengat, mereka tetap bertahan demi satu tujuan: menuntut keadilan bagi Julia.

“Kami semua di sini menuntut keadilan. Siapa pun pelakunya, harus dihukum seberat-beratnya. Julia tidak pantas mengalami hal sekejam itu,” tegas salah satu peserta aksi dengan nada emosional.

 

Aksi solidaritas ini menjadi bukti nyata bahwa warga Merauke bersatu menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku agar tragedi serupa tidak terulang di Tanah Anim Ha.

Di tengah duka yang menyelimuti, gema doa dan tuntutan keadilan untuk Julia terus menggema — menjadi pengingat bahwa kemanusiaan tidak boleh kalah oleh kebiadaban.

🖊 Reporter: Tim Redaksi C7
📸 Foto: Dokumentasi By Shiro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page