Provinsi Papua selatan

Speed Boat Mati Mesin di Sungai Digoel, Enam Penumpang Termasuk Nakes Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Avatar photo
55
×

Speed Boat Mati Mesin di Sungai Digoel, Enam Penumpang Termasuk Nakes Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Sebarkan artikel ini
Social Share

Boven Digoel||Cendrawasi7, Enam penumpang sebuah speed boat, termasuk empat tenaga kesehatan (nakes), berhasil dievakuasi setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di Sungai Digoel, Rabu malam (3/12/2025). Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers Humas Basarnas Merauke, Darmawan.

Kejadian bermula ketika Arman, seorang warga, melaporkan insiden tersebut ke Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel pada pukul 21.15 WIT. Ia menyebut speed boat yang disewa para nakes berangkat menuju Distrik Kombay pada pukul 18.05 WIT. Namun di tengah perjalanan, mesin speed boat mendadak mati sehingga mereka terombang-ambing di sungai dan membutuhkan pertolongan segera.

Speed boat tersebut memuat enam orang, terdiri dari dua pengemudi dan empat tenaga kesehatan, masing-masing:

  • Maikel Heatubun (36, pengemudi)
  • Marlon Heatubun (33, pengemudi)

 

  • Yosep Apai (40, nakes)
  • Dominggus Loe Lelo (34, nakes)
  • Klerens Forki (37, nakes)
  • Natalia Hukubun (30, nakes)

Merespons laporan itu, pada pukul 21.35 WIT satu tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Boven Digoel dan Polres Boven Digoel dikerahkan menggunakan speed boat untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian berlangsung sekitar satu jam. Pada pukul 22.45 WIT, tim SAR berhasil menemukan speed boat yang mogok tersebut. Beruntung, seluruh penumpang ditemukan dalam kondisi selamat.

Tim kemudian melakukan penggandengan speed boat dan membawanya kembali menuju Dermaga Boven Digoel. Pada pukul 23.45 WIT, seluruh korban dan tim SAR gabungan tiba dengan selamat.

Operasi SAR resmi ditutup setelah dilakukan debriefing, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Basarnas Merauke menyampaikan apresiasi atas koordinasi cepat yang dilakukan seluruh pihak sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page