Papua Selatan

Sosialisasi 4 Pilar, Senator Frits Wakasu Ajak Mahasiswa dan Gereja Ambil Peran dalam Pembangunan

Avatar photo
×

Sosialisasi 4 Pilar, Senator Frits Wakasu Ajak Mahasiswa dan Gereja Ambil Peran dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE ||Cendrawasi7. Anggota DPD RI asal Papua Selatan, Frits Tobo Wakasu, S.PAK., S.H., mengajak mahasiswa, generasi muda dan gereja untuk mengambil peran dalam pembangunan melalui pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan penguatan kehidupan bermasyarakat, Jumat (11/09/2026).

Pesan tersebut disampaikan Frits saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Efesus dan Jemaat Pison, Klasis Maro, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Frits menjelaskan pentingnya Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang perlu dipahami dan diamalkan seluruh masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa dan mahasiswi sebagai bagian dari generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan bangsa, termasuk pembangunan di Papua Selatan. Karena itu, generasi muda tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kehidupan masyarakat.

“Mahasiswa dan mahasiswi sebagai bagian dari jemaat adalah generasi masa depan. Penting bagi mereka untuk mencermati situasi yang berkembang saat ini, tetap tekun dalam iman, dan bergiat menjalankan perintah Tuhan untuk melayani sesama di mana pun dipercayakan,” ujar Frits Tobo Wakasu.

Ia berharap dari kalangan mahasiswa dapat lahir pemimpin-pemimpin baru yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan serta komitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Papua Selatan.

Selain sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Frits juga memberikan dukungan kepada Panitia Konferensi Klasis Maro ke-3 yang dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di GIDI Jemaat Efesus, Jati-jati, Merauke.

Pada kesempatan tersebut, Frits mengajak para hamba Tuhan dan warga jemaat untuk terus mendukung pemerintah melalui doa serta keterlibatan dalam pembangunan. Ia menilai gereja dan pemerintah dapat menjadi mitra dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Gereja dan pemerintah adalah mitra. Kita semua dipanggil untuk saling mendukung dan mendoakan para pemimpin bangsa agar pembangunan di tanah Papua Selatan dapat berjalan dengan baik dan membawa kesejahteraan bagi banyak orang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page