Provinsi Papua selatan

Soleman Jambormias Klarifikasi Isu Penggelapan Dana Pramuka: Tuduhan Tidak Berdasar

Avatar photo
417
×

Soleman Jambormias Klarifikasi Isu Penggelapan Dana Pramuka: Tuduhan Tidak Berdasar

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE_C7.com

Soleman Jambormias, selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Selatan, dengan tegas menanggapi tuduhan penggelapan dana Pramuka yang belakangan ini ramai diperbincangkan. Dalam konferensi pers yang digelar diruang Kerjanya, Soleman menyebut tuduhan yang disampaikan oleh Ikhsan, Ketua Kwartir Cabang Merauke, sebagai hal yang tidak berdasar dan sepenuhnya tidak benar.

“Tuduhan yang disampaikan oleh saudara Ikhsan sangat tidak berdasar. Kami tegaskan bahwa tidak ada penggelapan atau penyalahgunaan dana dalam pelaksanaan kegiatan Pramuka yang kami lakukan,” ujar Soleman dengan didampingi oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepala Seksi Pramuka. Jumat (24/01/2025).

Soleman menjelaskan bahwa isu yang beredar berfokus pada dua hal utama, yakni terkait dana Musyawarah Daerah (Musda) 2023 dan pelaksanaan kegiatan Pramuka OAP (Orang Asli Papua). Mengenai dana Musda, ia memastikan bahwa kegiatan tersebut telah berjalan sesuai prosedur meskipun ada kendala terkait ketidakhadiran Ketua Kuartir Papua, Ibu Tomi Mano, yang terhalang oleh agenda Pemilu Legislatif. “Kami sudah mengundang semua pihak terkait, termasuk Asmat, Mappi, dan Merauke. Merauke yang tidak hadir, bukan karena tidak diundang,” tegasnya.

Lebih lanjut, terkait kegiatan Pramuka OAP, Soleman menegaskan bahwa dana yang digunakan berasal dari Otonomi Khusus (Otsus) yang memang diperuntukkan bagi orang asli Papua. “Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu hotel di Merauke dan seluruh peserta adalah orang asli Papua yang kami bina melalui kegiatan Pramuka. Tidak ada yang salah dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Soleman juga menyampaikan bahwa anggaran untuk kedua kegiatan tersebut telah diperiksa secara menyeluruh oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2023. Hasil audit tersebut menunjukkan bahwa tidak ada masalah, bahkan ditemukan kelebihan dana yang telah dikembalikan sesuai prosedur.

Soleman mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh tuduhan tanpa dasar. “Kami mengajak saudara Ikhsan untuk datang langsung dan mengkonfirmasi kepada kami. Kami tidak takut untuk menunjukkan bukti autentik bahwa semua kegiatan ini berjalan dengan baik,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Lebih jauh, Soleman menegaskan bahwa tuduhan tanpa bukti konkret hanya akan merusak citra dan merugikan banyak pihak, terutama anak-anak yang terlibat dalam kegiatan Pramuka. “Kami tidak mencari pembenaran, tetapi kami ingin menunjukkan kebenaran dengan bukti yang jelas,” tegasnya.

Soleman juga menambahkan bahwa pihak-pihak yang merasa keberatan dapat melakukan klarifikasi lebih lanjut sesuai dengan tata aturan yang berlaku, untuk memastikan kebenaran dan mencegah adanya kesalahpahaman yang berlarut-larut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page