KriminalNews Papua

Sempat Kabur dan Masuk DPO, Anggota KKB Tewas Usai Dilumpuhkan di Puncak Jaya ‎

Avatar photo
102
×

Sempat Kabur dan Masuk DPO, Anggota KKB Tewas Usai Dilumpuhkan di Puncak Jaya ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Puncak Jaya||Cendrawasi7, Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya melumpuhkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial O.E. alias M.E. dalam operasi penindakan di Kampung Wuyukwi, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIT.

‎O.E. diketahui merupakan buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus penembakan yang menewaskan prajurit TNI, Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.

‎Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan penindakan dilakukan setelah aparat melakukan pemantauan intensif dan memastikan keberadaan target di lokasi.

‎“Tim berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri sambil melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” kata Yusuf, Selasa (21/4/2026).

‎Dalam proses penangkapan, aparat terpaksa melumpuhkan pelaku setelah melakukan perlawanan. O.E. mengalami luka tembak di bagian ketiak kanan yang menembus ke bagian belakang tubuh.

‎Pelaku sempat dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIT.

‎Yusuf menegaskan, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang selama ini kerap mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.

‎“Penindakan ini adalah bentuk komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata,” ujarnya.

‎Ia juga mengungkapkan, O.E. sebelumnya pernah diamankan pada November 2024 dalam kasus yang sama. Namun, pelaku berhasil melarikan diri saat situasi di lapangan tengah fokus pada penanganan konflik antar warga.

‎“Ke depan, kami terus melakukan evaluasi dan memperkuat prosedur pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat akan terus bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan bersenjata di Papua.

‎“Setiap pelaku kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku demi menjaga keamanan masyarakat,” tegasnya.

‎Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

‎Ia juga meminta masyarakat berperan aktif dengan memberikan informasi yang akurat kepada aparat guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

‎Saat ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain, sekaligus memastikan kondisi keamanan di Puncak Jaya tetap aman dan terkendali. (odc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page