MERAUKE, CENDRAWASI7.COM – Seekor sapi milik warga lanjut usia (lansia) di Kampung Mimi Baru, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, diduga menjadi sasaran pencurian. Pelaku nekat memotong ternak tersebut dan membawa kabur sebagian dagingnya.
‎
‎Peristiwa itu diketahui pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIT. Korban bernama Suparno (70) mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp9 juta.
‎
‎Kejadian bermula ketika korban mendatangi lokasi tempat ternaknya berada, yang berjarak beberapa ratus meter dari rumahnya.
‎
‎Namun, setibanya di lokasi, Suparno justru mendapati sapi betina jenis Bali miliknya sudah dalam kondisi mati di bawah pohon jambu mete.
‎
‎Sapi tersebut diduga telah dipotong oleh orang tak dikenal. Pelaku mengambil sebagian daging, sementara bagian kerangka, tulang, kepala, kulit, dan jeroan ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian.
‎
‎Mengetahui ternaknya menjadi sasaran pencurian, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Kampung Mimi Baru dan Bhabinkamtibmas setempat.
‎
‎Laporan itu langsung ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas Aipda Mustafa dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 06.30 WIT untuk melakukan pemeriksaan awal.
‎
‎Kepala Kampung Mimi Baru, Feri Saputra, bersama sejumlah warga turut membantu korban mengevakuasi sisa potongan daging dan tulang sapi yang ditinggalkan pelaku.
‎
‎Selanjutnya, sekitar pukul 09.30 WIT, korban mendatangi Polsek Jagebob untuk membuat laporan pengaduan agar kasus tersebut dapat diproses lebih lanjut.
‎
‎Kapolsek Jagebob IPTU Turhamun, S.Sos., M.Si., melalui jajarannya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan serangkaian tindakan kepolisian.
‎
‎Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta mendokumentasikan kondisi di TKP.
‎
‎Polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam pencurian ternak tersebut.
‎
‎Hingga Kamis (29/10/2026), identitas terduga pelaku masih belum diketahui. Polisi terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku dan memastikan kronologi kejadian.
‎
‎Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat, khususnya para peternak di wilayah Jagebob, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap hewan ternak mereka.
‎
‎Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan maupun mengetahui adanya tindak pidana pencurian ternak di lingkungan sekitar. (C7)





