CENDRAWASI7.COM
SORONG — Kasus penembakan Timotius Rumpaidus kini menjadi perhatian serius DPRD Papua Barat Daya. Ketua Komisi I DPRD PBD, Zeth Kadakolo, menegaskan pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk jajaran TNI AL, POMAL, prajurit yang disebut terlibat, pemerintah daerah, dan CV Prima Papua.
Dalam RDP, Timotius mempertanyakan dugaan komunikasi antara pihak CV Prima Papua dengan jajaran TNI AL sebelum aksi warga. Pertanyaannya sederhana: jika benar tidak ada keterkaitan, mengapa komunikasi terkait tuntutan warga bisa terjadi? Pertanyaan itu kini menunggu jawaban dan pembuktian.
DPRD PBD menyatakan tidak ingin kasus ini berhenti pada saling bantah. Semua pihak harus diperiksa, seluruh keterangan harus diuji, dan fakta harus dibuka. Publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi hingga seorang warga berakhir menjadi korban penembakan.
@RED





