Papua Selatan

Potensi Ikan Merauke Melimpah, Sulaiman Hamzah Dorong Produksi dan Mutu Diperkuat

Avatar photo
×

Potensi Ikan Merauke Melimpah, Sulaiman Hamzah Dorong Produksi dan Mutu Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke, Cendrawasi7.com – Anggota Komisi IV DPR RI dapil Papua Selatan, Sulaiman L. Hamzah, mendorong nelayan dan pelaku usaha perikanan di Merauke meningkatkan produksi sekaligus menjaga mutu ikan. Kebutuhan perusahaan-perusahaan besar di daerah tersebut dinilai menjadi peluang pasar yang perlu dimanfaatkan.

‎

‎Hal itu disampaikan Sulaiman dalam Sosialisasi Bulan Mutu Tahun 2026 di Merauke, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Ikan Aman, Sehat, dan Bermutu untuk Generasi Bangsa”.

‎

‎Sulaiman mengatakan potensi perikanan Merauke yang melimpah perlu diikuti kemampuan pelaku usaha lokal dalam memenuhi permintaan pasar. Salah satunya kebutuhan pasokan ikan bagi perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.

‎

‎“Kebutuhannya banyak, tapi produksi kita masih sedikit,” kata Sulaiman.

‎

‎Untuk itu, ia terus mendorong dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terutama penyediaan fasilitas bagi nelayan lokal. Dukungan tersebut diperlukan agar hasil tangkapan dapat dipasarkan dalam kondisi segar dan bermutu.

‎

‎Salah satu fasilitas yang dinilai penting adalah kotak pendingin atau coolbox. Peralatan ini membantu menjaga kualitas ikan sejak dibawa dari lokasi penangkapan hingga sampai ke tangan pembeli.

‎

‎Menurut Sulaiman, peningkatan produksi juga perlu dibarengi keterampilan mengolah hasil perikanan dan kemudahan akses permodalan. Dengan begitu, pelaku usaha dapat meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperluas pemasaran.

‎

‎“Orientasi kita tidak berhenti di sini saja, di lokal saja, tapi kalau bisa ada keluar sampai ke pasar luar,” ujarnya.

‎

‎Ia juga melihat peluang pengembangan produk olahan ikan sebagai oleh-oleh khas Merauke. Namun, peluang itu perlu didukung mutu produk yang konsisten agar mampu menarik minat konsumen.

‎

‎Sulaiman pun meminta peserta memanfaatkan sosialisasi tersebut untuk menambah pengetahuan dan memperbaiki cara penanganan ikan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

‎

‎“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga mutu ikan dari hasil sosialisasi pada hari ini,” katanya.

‎

‎Sementara itu, Kepala Stasiun PPMHKP Merauke, Somingan, mengatakan Bulan Mutu menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan kualitas hasil perikanan.

‎

‎Menurutnya, mutu ikan harus dijaga sepanjang rantai produksi, mulai dari penangkapan atau pembudidayaan, penanganan, pengolahan, penyimpanan, hingga dikonsumsi masyarakat.

‎

‎Besarnya potensi perikanan Merauke, lanjut dia, perlu dimanfaatkan dengan tetap memperhatikan keamanan pangan, keberlanjutan sumber daya, dan peningkatan nilai tambah produk.

‎

‎“Namun, yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa ikan dan produk perikanan yang dikonsumsi merupakan produk yang aman, sehat, segar, dan bermutu,” ujar Somingan.

‎

‎Dalam rangkaian Bulan Mutu 2026, pihaknya menyiapkan 500 paket produk perikanan untuk dibagikan kepada masyarakat selama empat hari.

‎

‎Setiap paket berisi 2 kilogram ikan beku, 500 gram bakso ikan, 500 gram nugget ikan atau kaki naga, serta 100 gram kerupuk amplang.

‎

‎Somingan berharap pembagian paket tersebut dapat mendorong konsumsi ikan sekaligus memperkenalkan berbagai produk olahan perikanan kepada masyarakat.

‎

‎“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan yang aman, sehat, dan bermutu,” tuturnya.

‎

‎Dalam kegiatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Merauke, Leonard Herman Fransiskus Rumbekwan, menyampaikan adanya pendampingan bagi pelaku usaha dalam pengurusan perizinan produk.

‎

‎Pendampingan tersebut ditujukan agar produk olahan perikanan memenuhi persyaratan keamanan pangan sehingga peluang pemasarannya semakin terbuka. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page