Provinsi Papua selatan

Pertamina Patra Niaga Gandeng Aparat Selidiki Dugaan Sumber Api di SPBU Mini Merauke

Avatar photo
117
×

Pertamina Patra Niaga Gandeng Aparat Selidiki Dugaan Sumber Api di SPBU Mini Merauke

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama pihak berwajib masih melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden kebakaran yang terjadi di SPBU Mini 85.996.03 Merauke pada Sabtu (18/1). Dugaan sementara, percikan api berasal dari kendaraan yang tengah mengisi BBM jenis Pertalite.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, percikan api muncul saat proses pengisian BBM di salah satu dispenser SPBU Mini tersebut.

“Dari investigasi awal, percikan api diduga berasal dari kendaraan yang sedang melakukan pengisian Pertalite,” kata Bramantyo dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, sesaat setelah api muncul, petugas SPBU langsung melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB). Proses pemadaman kemudian dibantu oleh Pemadam Kebakaran Kabupaten Merauke, Pemadam Kodaeral XI serta water cannon dari Polri.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan sejumlah jeriken yang meleleh di dalam kendaraan yang diduga menjadi sumber percikan api. Temuan tersebut kini menjadi bagian dari materi investigasi lanjutan yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga bersama aparat penegak hukum.

“Temuan ini akan kami dalami lebih lanjut bersama pihak berwajib untuk memastikan penyebab pasti kejadian,” ujarnya.

Selama proses investigasi berlangsung, operasional SPBU Mini 85.996.03 untuk sementara dihentikan hingga seluruh sarana dan fasilitas yang terdampak dinyatakan aman serta layak untuk kembali beroperasi.

“Demi keamanan dan kelancaran investigasi, operasional SPBU Mini kami hentikan sementara,” jelas Bramantyo.

Meski demikian, ia memastikan pasokan BBM untuk masyarakat tetap aman. Pertamina telah menyiapkan dua SPBU alternatif terdekat, yakni SPBU Reguler 84.996.01 dengan jarak sekitar 2 kilometer dan SPBU Reguler 84.996.02 dengan jarak sekitar 3,5 kilometer dari lokasi kejadian.

“Untuk stok BBM di kedua SPBU alternatif per Senin (19/1) dalam kondisi aman. Kami terus melakukan monitoring agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegasnya.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut agar menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page