MERAUKE_C7.com
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua Selatan siap menyambut Hari Lahir (Harlah) NU ke-102 dengan serangkaian kegiatan yang sarat makna. Ketua PWNU Papua Selatan, KH Mohammad Arifin, mengungkapkan bahwa tahun ini, peringatan Harlah NU akan diselenggarakan dengan berbagai agenda istimewa yang diharapkan mampu mempererat hubungan antar pengurus, jamaah, serta masyarakat luas.
Harlah NU tahun 2025 akan dimulai dengan silaturahmi dan konsolidasi pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Merauke. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan semangat kebersamaan serta memperkokoh komitmen dalam menjalankan amanah organisasi.
Puncak perayaan Harlah NU di Papua Selatan dijadwalkan pada Kamis malam, 30 Januari 2025, dengan digelarnya Tahlil Kubro di Masjid Raya Al Aqsha. Acara yang diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan jamaah ini akan diisi dengan tausiah oleh tokoh agama dari Al Hikmah, Surabaya, yang akan memberikan pencerahan spiritual untuk memperdalam pemahaman agama.
Tak hanya itu, perayaan Harlah juga akan diwarnai dengan kegiatan Khotmil Qur’an, di mana umat diajak untuk bersama-sama mengkhatamkan Al-Qur’an sebagai bentuk rasa syukur dan kedekatan dengan Tuhan. Minggu, 2 Februari 2025, akan semakin semarak dengan kirab yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam suasana kebersamaan dan semangat Harlah NU.
Dalam peringatan kali ini, KH Mohammad Arifin juga menegaskan bahwa PWNU Papua Selatan tak hanya akan menggelar acara religius, tetapi juga kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Bantuan akan disalurkan kepada warga Orang Asli Papua (OAP) di lima titik berbeda, yakni di Lampu Satu, belakang Rumah Sakit, Jalan Pintu Air, Gudang Arang, dan Merauke Kota. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan NU dengan masyarakat lokal serta berbagi kasih dengan mereka yang membutuhkan.
“Kegiatan Harlah NU kali ini tidak hanya untuk warga Nahdlatul Ulama, tapi juga untuk seluruh masyarakat Papua Selatan. Mari kita sambut dengan semangat persatuan dan kesatuan, agar kita dapat memperkuat rasa persaudaraan antar umat beragama dan bangsa,” ungkap KH Mohammad Arifin. Sabtu (25/01/2025).
Dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, Harlah NU ke-102 di Papua Selatan diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan menguatkan rasa kebersamaan di tengah keberagaman. (*)
