PROBOLINGGO _ C7. Com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2024 di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Minggu (10/11/2024) pagi.
Peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 ini diikuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), Karang Taruna, PKH serta karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si dan Perwira Upacara adalah Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto.
Sebagai Komandan Upacara adalah Siti Mariam dari Dinsos Kabupaten Probolinggo, pembaca teks Pembukaan UUD 1945 adalah Mukminah dari Dinsos Kabupaten Probolinggo, pembaca teks Pesan-pesan Pahlawan adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhamad Zubaidi, pembaca doa adalah Ponidi dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Korp Musik Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo dan Pengibar Bendera Paskibraka Kabupaten Probolinggo.
Peringatan Hari Pahlawan ke-79 ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo serta perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto dan Pj Sekda Heri menyerahkan secara simbolis tali asih kepada perwakilan anggota LVRI Kabupaten Probolinggo.
Tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 adalah “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”. Tema ini mengandung makna yang dalam. “Teladani Pahlawanmu”, berarti bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan.
Adapun “Cintai Negerimu” mengandung makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia. Terlebih dalam situasi global yang sukar diprediksi ini maka mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial, memperkuat persatuan dan solidaritas sosial serta menghidupkan kembali nilai sosial persaudaraan sesama anak bangsa.
Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto saat membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia mengaku sangat bersyukur karena di bumi nusantara ini banyak dilahirkan sosok para pahlawan dan para muhajid pemberani dengan segala pengorbanannya berhasil membentuk NKRI.
“Mereka adalah para patriot bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mencapai Indonesia merdeka dan kini mewariskannya kepada kita semua untuk diteruskan demi mencapai cita-cita Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur,” katanya.
Menurut Pj Bupati Ugas, proses perjuangan membangun bangsa senantiasa berbeda bentuknya dari tahun ke tahun. Hal ini terkait dengan perubahan lingkungan strategis bangsa Indonesia. Pada setiap masa akan berbeda tantangannya, peluangnya, kekuatannya dan keterbatasannya.
“Ketika dahulu implementasi kepahlawanan adalah dengan semangat mendobrak, menjebol dan meruntuhkan bangunan struktur kolonialisme penjajah, maka saat ini implementasinya adalah meruntuhkan kultur dan struktur kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia,” jelasnya.
Pj Bupati Ugas menegaskan tantangan ke depan bahwa kita sepakat NKRI adalah untuk masa depan, rumah kita bersama sampai akhir hayat, tentunya ini membuka kesempatan bagi seluruh bangsa Indonesia untuk berbuat yang terbaik dalam koridor menjadikan NKRI sebagai bangsa yang bermartabat dalam pergaulan global. Siapapun berkesempatan untuk berjuang mempertahankan NKRI dan membangun kemajuan NKRI.
“Meski tugas para pahlawan terdahulu telah selesai dan berhasil mewujudkan NKRI, maka berikutnya kita berharap muncul sosok pahlawan yang memberikan pencerahan, memberikan harapan dan melakukan tindakan terhormat membawa bangsa Indonesia mencapai kemajuan di berbagai kehidupan. Itu semua dapat dilakukan oleh siapapun,” tegasnya.
Oleh karenanya Pj Bupati Ugas berharap peringatan Hari Pahlawan dari tahun ke tahun tidak sekedar ulang tahun mengulang-ulang apa yang rutin dilakukan. Diharapkan pada setiap momen peringatan Hari Pahlawan muncul semangat baru, muncul sosok warga negara Indonesia yang berhasil mengeluarkan inovasi baru untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangannya saat ini.
“Pada akhirnya jangan pernah lelah untuk berbuat yang terbaik, meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan. Mari kita implementasikan sifat-sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat mulai dari diri kita, mulai dari hal yang paling kecil yang dapat dilakukan di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya. ( th )
