Merauke||Cendrawasi7, Sebanyak 30 peserta dari tingkat SMA, SMK, dan MA mengikuti Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Perlombaan tersebut digelar di kawasan Monumen Kapsul Waktu, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia melalui Kasipers Korem 174/Anim Ti Waninggap, Ari Siwoyo Timor, mengatakan lomba PBB memiliki makna penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, PBB tidak hanya berkaitan dengan keseragaman gerakan dan ketepatan langkah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana melatih kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat menjadikan perlombaan sebagai wahana untuk mengembangkan karakter positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat persatuan dan cinta tanah air,” kata Ari saat membacakan sambutan Pangdam.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, disiplin, dan sportivitas. Nilai persaudaraan juga diminta tetap dijunjung tinggi selama perlombaan berlangsung.
Setiap tahapan perlombaan, lanjut Ari, harus dimanfaatkan sebagai pengalaman berharga sekaligus kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Tunjukkan bahwa generasi muda Papua Selatan memiliki jiwa disiplin, semangat persatuan, dan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada pembina, pelatih, panitia, dan dewan juri yang terlibat dalam penyelenggaraan lomba tersebut. Para juri diminta menjalankan tugas secara objektif, transparan, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan peringatan HUT ke-81 TNI bukan sekadar momentum mengenang perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
“Dengan semangat HUT ke-81 TNI tahun 2026, mari terus memperkokoh sinergi dan kebersamaan dalam mewujudkan TNI yang profesional, modern, tangguh, dan semakin dekat dengan rakyat,” pungkasnya.
Pembukaan lomba ditandai dengan pernyataan resmi dimulainya pertandingan. Para peserta kemudian berkompetisi menunjukkan ketepatan gerakan, kekompakan, dan kedisiplinan masing-masing. (C7)





