Berita

Paskalis Imadawa Resmi Nahkodai Flobamora Papua Selatan Periode 2025–2030

Avatar photo
×

Paskalis Imadawa Resmi Nahkodai Flobamora Papua Selatan Periode 2025–2030

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7. Com, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo resmi melantik pengurus Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Provinsi Papua Selatan periode 2025–2030. Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa dipercaya memimpin organisasi yang menaungi masyarakat asal Flores, Sumba, Timor, dan Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut.

 

Pelantikan berlangsung di Hotel CareInn, Jalan Kampung Timur, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang, terdiri atas unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Flobamora di Papua Selatan.

 

Dalam sambutannya, Apolo Safanpo menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia berharap organisasi Flobamora dapat menjadi wadah pemersatu sekaligus mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan daerah.

 

“Momentum ini bukan sekadar seremonial. Dengan dilantiknya pengurus Ikatan Keluarga Flobamora, berarti ada kesiapan untuk bersama-sama membangun negeri ini,” ujar Apolo.

 

Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan berbasis kekeluargaan dan budaya memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Papua Selatan.

 

Apolo menilai pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk paguyuban yang selama ini menjadi wadah komunikasi dan persaudaraan antarwarga.

 

“Tidak ada sesuatu yang bisa berdiri sendiri. Semuanya saling terhubung dan memiliki keterkaitan. Kebersamaan dalam paguyuban seperti ini sangat baik untuk saling berkomunikasi, mengingatkan, dan berkoordinasi dalam pembangunan,” jelasnya.

 

Ia pun memastikan Pemerintah Provinsi Papua Selatan membuka ruang kerja sama dengan organisasi Flobamora untuk mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua IKF Papua Selatan yang baru dilantik, Paskalis Imadawa, mengajak seluruh masyarakat Flobamora untuk bangkit dan berkontribusi dalam pembangunan Papua Selatan.

 

Paskalis menegaskan bahwa keberadaan masyarakat asal NTT di Papua Selatan harus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi anggota paguyuban, tetapi juga bagi masyarakat luas.

 

“Flobamora harus bangkit, NTT harus bangkit di Tanah Papua Selatan. Kita harus bersama-sama mengambil bagian dalam membangun Provinsi Papua Selatan,” tegas Paskalis.

 

Dalam kesempatan tersebut, Paskalis juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Apolo Safanpo atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada keluarga besar Flobamora.

 

Ia mengenang kedatangan Apolo ke tempat berkumpul masyarakat Flobamora di kawasan Mangga Dua, Merauke, ketika masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Selatan.

 

Menurut Paskalis, pertemuan tersebut menjadi salah satu pengalaman berkesan karena menunjukkan kedekatan Apolo dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

 

Paskalis berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat solidaritas warga Flobamora sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat adat dan seluruh komunitas yang hidup di Papua Selatan.

 

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi IKF Provinsi Papua, Matheus Ma’mun Sare, mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi.

 

Ia meminta IKF Papua Selatan terus membangun konsolidasi, memperkuat koordinasi, dan menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.

 

Menurut Matheus, Flobamora merupakan organisasi kekeluargaan yang tumbuh dari nilai-nilai adat dan budaya masyarakat NTT. Karena itu, semangat persaudaraan harus menjadi landasan utama dalam menjalankan organisasi.

 

“Kami berpesan kepada seluruh pengurus agar terus berkonsolidasi, berkoordinasi, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam membangun Papua Selatan,” katanya.

 

Dalam kepengurusan periode 2025–2030, Paskalis Imadawa didampingi tiga wakil ketua, yakni Hironimus Wara, Robertus HR De Niro, dan Dance Fangidai.

 

Sementara posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Daniel J Taraneno dan Bendahara Umum dijabat Sumiyati Adriana Paka.

 

Kepengurusan IKF Papua Selatan juga dilengkapi sejumlah bidang, mulai dari organisasi, pendidikan dan sumber daya manusia, seni dan kebudayaan, pemberdayaan perempuan, kepemudaan dan olahraga, hingga hukum dan hak asasi manusia.

 

Selain itu, terdapat bidang kerohanian yang mewadahi umat Katolik, Kristen Protestan, dan Islam sebagai bentuk komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama dalam keluarga besar Flobamora.

 

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengukuhan pengurus oleh Gubernur Papua Selatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.50 WIT tersebut ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sekitar pukul 12.35 WIT.

 

Melalui kepengurusan baru ini, IKF Papua Selatan diharapkan semakin solid dalam menjaga persaudaraan masyarakat asal NTT sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan dan memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis di Tanah Animha. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page