Provinsi Papua selatan

Nyaman Budiman Resmi Pimpin PKB Merauke: Ajak Pengurus Kompak dan Sinkronkan Struktur Partai

Avatar photo
480
×

Nyaman Budiman Resmi Pimpin PKB Merauke: Ajak Pengurus Kompak dan Sinkronkan Struktur Partai

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Nyaman Budiman, S.IP sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Merauke dan jajaran pengurus yakni Wakil Ketua, Mardiansyah, Sekretaris Muhammad Azis, dan Bendahara Damario Sriyono  untuk sisa masa bakti 2021–2026. Penetapan tersebut tertuang dalam SK DPP PKB Nomor 6286-826/DPP/01/10/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Hasanuddin Wahid.

Dalam konferensi pers di Sekretariat DPC PKB Merauke, Senin (10/11/2025), Nyaman Budiman menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan sekaligus mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat solidaritas demi kemajuan partai, khususnya di Papua Selatan.

“Kami menerima amanah dari DPP PKB pada 24 Oktober 2025. Ke depan, saya mengajak seluruh pengurus agar lebih kompak dan bersatu demi kemajuan PKB di Kabupaten Merauke,” ujar Nyaman.

Nyaman menilai, salah satu pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi adalah sinkronisasi struktur partai, yang selama ini belum berjalan maksimal akibat adanya rangkap jabatan di tingkat cabang dan wilayah.

“Selama ini ada pengurus yang merangkap jabatan di DPC dan DPW, sehingga koordinasi tidak berjalan baik. Ini akan segera kami tata ulang agar organisasi lebih solid,” tegasnya.

Selain memperkuat struktur internal, Nyaman juga menargetkan pengaktifan kembali sistem pelaporan partai serta pembentukan badan otonom (banom) seperti Perempuan Bangsa dan Garda Bangsa. Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembentukan pengurus PAC hingga tingkat ranting sebagai bagian dari persiapan menuju verifikasi partai jelang Pemilu 2027.

“Papua Selatan selama ini masih lemah dalam pelaporan dan pembentukan struktur. Ini harus segera kami hidupkan kembali agar PKB Merauke bisa lebih aktif, tertata, dan siap menghadapi verifikasi partai,” jelasnya.

Nyaman juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara PKB dan Nahdlatul Ulama (NU), mengingat sejarah panjang keterkaitan kedua organisasi tersebut.

“Suka tidak suka, PKB lahir dari rahim Nahdlatul Ulama. Jadi sudah seharusnya kita selaras dan saling memperkuat,” ujarnya.

Pergantian kepemimpinan ini dilakukan setelah ketua sebelumnya, Hj. Al Maratus Solikah, mengundurkan diri pada Agustus 2024 karena aturan partai yang melarang rangkap jabatan antara organisasi politik dan keagamaan.

Menutup arahannya, Nyaman menegaskan komitmennya untuk menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebelum Maret 2026 dan memastikan seluruh struktur partai aktif menjalankan peran masing-masing.

“Kami akan memastikan seluruh jajaran PKB Merauke bekerja aktif dan siap menghadapi seluruh agenda politik mendatang,” pungkasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page