Provinsi Papua selatan

Ngabuburit Bareng Bawaslu, Warga Diminta Aktif Awasi Demokrasi ‎

Avatar photo
106
×

Ngabuburit Bareng Bawaslu, Warga Diminta Aktif Awasi Demokrasi ‎

Sebarkan artikel ini
0-0x0-0-0#
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Bawaslu Papua Selatan menggelar Ngabuburit Pengawasan bertajuk Harmoni Ramadan: Memperkuat Sinergi dan Ekosistem Kerja Pengawasan yang Berintegritas. Momentum bulan suci dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi.

‎Ketua Bawaslu Papua Selatan, Marman, menegaskan program Ngabuburit Pengawasan merupakan agenda rutin Bawaslu yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia setiap Ramadan.

‎“Program ini rutin setiap tahun di bulan Ramadan. Kita mengajak kelompok masyarakat sipil untuk peduli terhadap proses demokrasi di Republik Indonesia,” ujar Marman usai buka puasa bersama, Minggu (22/2/2026).

‎Ia menekankan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan forum konsolidasi pengawasan. Bawaslu ingin membangun ekosistem pengawasan yang partisipatif, mulai dari pencegahan, penanganan temuan, hingga tindak lanjut pelanggaran pada pemilu sebelumnya.

‎Dalam masa non-tahapan saat ini, Bawaslu Papua Selatan memfokuskan perhatian pada dua isu krusial: pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan pemutakhiran data partai politik.

0-0x0-0-0#

‎Pada aspek data pemilih, Bawaslu masih menemukan warga yang sebenarnya telah memenuhi syarat—berusia 17 tahun atau sudah menikah—namun belum masuk dalam daftar pemilih.

‎“Jangan sampai sudah punya hak pilih, tapi namanya tidak tercantum. Masyarakat harus aktif mengecek dan memastikan datanya benar,” tegas Marman.

‎Sementara itu, dalam pemutakhiran data partai politik, Bawaslu mengingatkan potensi pencatutan nama dalam kepengurusan parpol. Ia meminta masyarakat lebih waspada agar tidak dirugikan.

‎“Jangan sampai tidak tahu-menahu, tiba-tiba namanya masuk dalam kepengurusan partai politik. Itu merugikan dan bisa berdampak hukum maupun administratif. Harus proaktif,” katanya.

‎Kegiatan kali ini menyasar mahasiswa sebagai peserta awal. Meski diguyur hujan dan keterbatasan waktu, Bawaslu memastikan agenda serupa akan diperluas ke berbagai elemen masyarakat.

‎“Kita awali dengan mahasiswa. Ke depan akan ada kolaborasi dengan kelompok masyarakat lainnya,” ujarnya.

‎Marman juga menyinggung efisiensi anggaran yang mendorong pelaksanaan kegiatan secara kreatif dan minim pembiayaan. Namun, menurutnya, keterbatasan itu tidak mengurangi komitmen pengawasan.

‎Program Ngabuburit Pengawasan digelar serentak secara nasional dan untuk tingkat pusat dapat diikuti melalui kanal YouTube resmi Bawaslu mulai pukul 16.00 WIB esok hari.

‎Melalui kegiatan ini, Bawaslu Papua Selatan berharap kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan demokrasi tidak hanya muncul saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi terus hidup dalam keseharian masyarakat. Demokrasi, tegasnya, bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, melainkan juga partisipasi aktif warga negara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page