Provinsi Papua selatan

NasDem Papua Selatan Protes Tempo, Sebut Pemberitaan Tak Berimbang ‎

Avatar photo
401
×

NasDem Papua Selatan Protes Tempo, Sebut Pemberitaan Tak Berimbang ‎

Sebarkan artikel ini
0-0x0-0-0#
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Papua Selatan melayangkan protes keras terhadap pemberitaan Majalah Tempo edisi 13–19 April 2026 yang dinilai tidak akurat, tidak berimbang, dan berpotensi merusak iklim demokrasi.

‎Ketua DPW NasDem Papua Selatan Yoseph Blandip Gebze didampingi jajaran pengurus menyampaikan sikap resmi tersebut dalam konferensi pers di Merauke, Jumat (17/4/2026). Mereka menilai isi laporan Tempo cenderung menyudutkan partai, termasuk Ketua Umum Surya Paloh.

‎DPW menegaskan, sebagai bagian dari sistem demokrasi, pihaknya tetap menghormati kebebasan pers. Namun, pemberitaan yang dinilai sarat opini dan tidak proporsional disebut justru berpotensi memperkeruh suasana politik nasional.

‎“Pers adalah pilar demokrasi yang harus dijaga. Tapi jika tidak berimbang, justru bisa memicu kegaduhan dan merusak kepercayaan publik,” tegas Yoseph.

‎Dalam pernyataan resminya, DPW juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak dimanfaatkan untuk memecah belah. Mereka menolak segala bentuk politik adu domba yang dinilai bertentangan dengan semangat restorasi yang selama ini digaungkan partai hingga ke Papua Selatan.

‎Di sisi internal, DPW memastikan kondisi partai tetap solid. Seluruh kader disebut tetap berada dalam satu barisan di bawah kepemimpinan Surya Paloh, tanpa adanya gejolak internal.

‎“Internal partai dalam kondisi baik-baik saja dan tetap solid,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, DPW NasDem Papua Selatan mendesak Tempo untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik. Mereka juga mendorong Dewan Pers melakukan penilaian melalui mekanisme sidang etik guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik.

‎DPW sekaligus menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem dalam menempuh jalur sesuai Undang-Undang Pers, baik melalui hak jawab maupun pelaporan resmi.

‎Adapun beberapa poin yang menjadi sorotan utama NasDem terhadap pemberitaan tersebut antara lain desain sampul majalah yang menampilkan karikatur Surya Paloh dengan judul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”, serta isi laporan utama yang mengangkat isu penggabungan (merger) antara NasDem dan Partai Gerindra.

‎Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem Papua Selatan Simon Saleh turut mengecam isi pemberitaan tersebut. Ia menilai narasi yang dibangun tidak logis dan tidak mencerminkan realitas politik.

‎“NasDem adalah partai besar, tidak mungkin disamakan dengan perusahaan. Setiap partai memiliki sikap dan arah politik masing-masing,” tegasnya.

‎Ia juga menyatakan dukungan terhadap langkah DPP Partai NasDem dalam merespons pemberitaan tersebut, sekaligus berharap ke depan media dapat menyajikan informasi yang lebih berimbang dan profesional.

‎DPW pun menginstruksikan seluruh kader, mulai dari tingkat DPD hingga akar rumput, untuk tetap tenang dan tidak terpancing polemik. Fokus utama partai, kata mereka, tetap pada kerja nyata untuk masyarakat serta mendorong agenda perubahan.

‎“Fokus kita tetap bekerja untuk rakyat dan memenangkan gerakan perubahan,” tutup Yoseph. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page