Merauke||Cendrawasi7, Pemerintah Provinsi Papua Selatan kembali melakukan rotasi dan pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan birokrasi. Langkah ini merupakan bagian dari hasil evaluasi kinerja yang telah dilakukan sejak awal tahun 2025, dengan tujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berintegritas.
Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo di Swiss-Bell Hotel , Kamis (13/11/2025), dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan bentuk hukuman, melainkan bagian dari upaya penyegaran organisasi.
“Dari hasil evaluasi, tidak ada demosi. Rotasi ini adalah bentuk penyegaran agar kinerja pemerintahan semakin solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Apolo.
Ia menjelaskan, proses mutasi dilakukan berdasarkan mekanisme objektif. Sejak Januari hingga Maret 2025, Pemprov Papua Selatan telah melakukan evaluasi kinerja seluruh ASN melalui sistem informasi pemerintahan daerah. Proses ini dilanjutkan dengan uji kompetensi oleh tim panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari unsur BKN, akademisi, serta perwakilan Pemprov Papua Selatan.
“Hasil uji kompetensi tersebut kami kirim ke BKN dan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan pertimbangan teknis. Hanya pejabat yang memenuhi kriteria profesional dan kompeten yang diusulkan untuk mutasi,” papar Apolo.
Dalam arahannya, Apolo mengingatkan para pejabat untuk memegang empat prinsip utama dalam menjalankan tugas: integritas, ketaatan pada aturan, koordinasi, dan loyalitas terhadap negara.
“Pejabat yang dilantik harus bertanggung jawab bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada Tuhan yang telah memberi amanah. Jalankan tugas dengan jujur, taat hukum, dan selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya tegas.
Gubernur juga menyoroti pentingnya sinergi antarperangkat daerah agar visi pembangunan Papua Selatan berjalan efektif.
“Kinerja ASN akan terus kami pantau melalui sistem evaluasi berbasis data. Tahun 2026 nanti akan kembali dilakukan penilaian, dan hasilnya akan menentukan kelanjutan jabatan masing-masing,” ujarnya.
Daftar Pejabat yang Mengalami Rotasi Jabatan:
- Sucahyo Agung Dwi Ariyanto – dari Inspektur menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum.
- Nelson Sasarari – dari Kadis Perhubungan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
- Willem A. Da Costa – dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan menjadi Kepala BKPSDM.
- Michael Rooney Gomar – dari Staf Ahli Bidang Pengembangan Otsus menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
- Albert Rapami – dari Kepala BKPSDM menjadi Asisten Sekda Bidang Umum.
- Laurensius Waimu – dari Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM menjadi Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan.
- Robertus Kaize – dari Kepala Biro Perekonomian menjadi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.
- Samuel R. Kamarka – dari Kadis Sosial menjadi Kepala Biro Organisasi.
- Fidelis Nggol – dari Kepala Biro Organisasi menjadi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
- Agus Kurniawan – dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan menjadi Kepala Biro Hukum.
Sementara itu, sejumlah pejabat tetap melanjutkan jabatan sebelumnya, di antaranya:
- Agustinus Joko Guritno (Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat),
- Sunarjo (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan),
- Ulmi Listianingsih Wayeni (Kepala Bapperida),
- Ignasius Babaga (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan),
- dr. Benedicta C.H. Rahangar (Kepala Dinas Kesehatan),
- Paskalis Netep (Kepala Badan Kesbangpol).
- Elias Refra — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Selatan.
- Paino — Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan.
- Ramses Kambuaya — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Selatan.
- Soleman Jambormias — Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan.
- Jujuk Rianto — Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Provinsi Papua Selatan.
- Petrus Assem — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua Selatan.
- Hermina Ewenkos — Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua Selatan.
- Lambertus Ignatius Fatruan — Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Provinsi Papua Selatan.
- Karmin Eko Wador — Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Selatan.
- Petrus Olla Atawuwur — Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua Selatan.
- Risson Sialla — Kepala Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan.
Di akhir sambutannya, Apolo mengajak seluruh pejabat untuk memperkuat komitmen pelayanan publik.
“Pegang teguh empat prinsip utama: bekerja dengan integritas tinggi, menunjukkan kinerja nyata dan terukur, menjaga loyalitas terhadap negara, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat baru, mari kita bersama membangun Papua Selatan yang sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya. (*)
