Merauke||Cendrawasi7, Pangkalan TNI AU (Lanud) J.A. Dimara menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga. Dalam rangka memperingati HUT TNI Angkatan Udara ke-80 tahun 2026, Lanud J.A. Dimara akan menggelar Turnamen Sepak Bola U-12 Danlanud Cup III.
Turnamen ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bakat pesepak bola muda di Papua Selatan. Salah satu klub yang disiapkan untuk mengikuti turnamen tersebut adalah PS Angkasa U-12, klub binaan Lanud J.A. Dimara.
Koordinator tim yang juga pelatih, Peltu Deni Zulkarnaen, S.IP, mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua tim yang akan berlaga dalam turnamen tersebut, yakni PS Angkasa A dan PS Angkasa B. Kedua tim ini telah menjalani berbagai persiapan, mulai dari administrasi hingga latihan rutin.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak awal, termasuk latihan intensif bagi para pemain agar siap bertanding di turnamen nanti,” ujarnya. Minggu (15/03/2026).
Menariknya, dalam skuad PS Angkasa B, pelatih secara khusus melakukan pembinaan terhadap anak-anak Papua dari warga Asmat yang tinggal di Komplek Kaliweda dan Gang Syeikh Yusuf, Merauke.
Menurut Deni, anak-anak tersebut memiliki potensi besar di bidang sepak bola, namun masih membutuhkan perhatian dan pembinaan dari berbagai pihak.
“Anak-anak ini sangat membutuhkan sentuhan dan perhatian. Mereka punya bakat alam yang luar biasa. Kami ingin memberikan kesempatan agar mereka bisa tampil di turnamen resmi dan terus berkembang,” katanya.
Program pembinaan ini mendapat dukungan penuh dari Komandan Lanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Beny Aprianto, SM, yang bertindak sebagai pembina klub. Bahkan, Danlanud menyediakan armada khusus untuk mengantar dan menjemput para pemain saat menjalani latihan.
Dukungan juga datang dari Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.III Lanud J.A. Dimara, Ny. Adel Lia Beny Aprianto, yang turut memberikan perhatian langsung kepada para pemain.
Ia kerap hadir di sela-sela latihan untuk menyiapkan minuman dan makanan ringan bagi anak-anak yang mengikuti pembinaan.
“Mereka ini aset bangsa yang wajib kita beri perhatian. Anak-anak ini memiliki bakat yang luar biasa, sayang jika tidak dibina dengan baik,” ujarnya.
Melalui program ini, Lanud J.A. Dimara berharap pembinaan sejak usia dini dapat melahirkan generasi pesepak bola berbakat dari Papua Selatan.
Peltu Deni optimistis, dengan latihan yang berkelanjutan dan kesempatan bertanding di turnamen resmi, anak-anak binaan tersebut akan menjadi bagian dari generasi sepak bola masa depan Papua Selatan.
“Dari usia dini kita siapkan mereka. Saya yakin kehadiran mereka di turnamen ini akan memberikan warna tersendiri sekaligus melahirkan generasi hebat sepak bola Papua Selatan,” katanya. (*)
