Merauke||Cendrawasi7, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mappi menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kajian Teknis Sistem Pemilu, Prosedur, dan Teknologi Informasi dalam Pemungutan, Penghitungan, serta Rekapitulasi Hasil Suara, Sabtu, (27/092025).
Acara yang berlangsung di Hotel Grand Avista itu dihadiri Komisioner KPU Provinsi Papua Selatan, Daniel Ndiwaen, selaku koordinator wilayah Mappi. Selain itu, hadir pula perwakilan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, partai politik, KNPI, GP Ansor, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi masyarakat.
Ketua KPU Kabupaten Mappi, Y. Carolus Y. Fofied, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa pelaksanaan FGD dilakukan serentak di seluruh Indonesia sesuai peraturan KPU RI. Forum ini, kata dia, menjadi bagian dari evaluasi tahapan Pemilu Legislatif dan Pilkada serentak tahun 2024.
“FGD ini bukan hanya ruang diskusi, tapi wadah untuk memperbaiki sistem dan proses pemilu agar lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Komisioner KPU Provinsi Papua Selatan, Daniel Ndiwaen, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Kemajuan informasi dan era digitalisasi tidak bisa kita hindari. Kita dituntut untuk menggunakan sistem informasi digital dalam penyelenggaraan pemilu,” tegasnya.
Menurut Daniel, hasil evaluasi dari FGD KPU Mappi nantinya akan dilaporkan ke KPU Provinsi Papua Selatan dan KPU RI sebagai bahan pertimbangan perbaikan sistem pemilu mendatang.
FGD ini dipandu langsung oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Mappi, Muhamad Syaifulloh. Ia menekankan forum ini menjadi sarana menyerap gagasan, masukan, hingga kritik konstruktif dari para pemangku kepentingan.
Lebih lanjut, Syaifulloh menyebut ada dua isu utama yang dibahas dalam FGD kali ini. Pertama, sistem pemilu dan prosedur teknis. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi dalam pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi hasil suara, termasuk konsep early voting, e-voting, e-counting, dan e-recapitulation.
“Semua masukan ini akan menjadi bahan kajian untuk diterapkan pada tahapan pemilu dan pemilihan serentak yang akan datang,” ujarnya.
Dengan adanya forum ini, KPU Mappi berharap penyelenggaraan pemilu ke depan semakin modern, efisien, serta mampu menjawab tantangan demokrasi di Papua Selatan. (*)
