Parigi Moutong_C7.Com, Beberapa Minggu yang lalu beredar berita di salah satu media massa bahwa telah terjadi pemotongan dana PIP untuk sumbangan mushola dan transportasi di SMA Negeri 1 Palaza.
19/03/25
Pada hari kamis tanggal 13 Maret di adakan pertemuan rapat musyawarah antara komite sekolah dan pihak sekolah SMA Negeri 1 Palaza bertempat di ruang pertemuan SMA Negeri 1 Palaza,Terkait pembahasan mengenai pencairan dana Program Indonesia pintar (PIP) Dan pemberitaan oleh kepala sekolah tentang sumbangan mushola.
Musyawarah ini berlangsung pada pukul 08:30 s/d 11:00 WITA dan dihadiri oleh kepala Sekolah SMA Negeri 1 Palaza, ketua komite sekolah, Kapolsek Palaza, perwakilan Danramil, tokoh masyarakat, dan orang tua siswa penerima Dana PIP.
Dengan beredarnya pemberitaan di media massa yang menduga telah terjadi pemotongan dana PIP di SMA Negeri 1 Palaza maka pihak Sekolah mengadakan Klarifikasi atas berita tersebut sekaligus musyawarah tentang pengurusan pencairan dana PIP pada tahun 2024/2025.
Dengan jumlah peserta rapat orang tua siswa penerima Dana PIP terlampir berdasarkan daftar Hadir yaitu 166 Orang.
Dalam Musyawarah ini disepakati hal-hal sebagai berikut :
1. Peserta rapat Orang tua siswa tidak membenarkan dugaan sebagaimana yang diberitakan di media massa.
2. Orang tua siswa penerima PIP meminta kepada pihak sekolah untuk pengurusan pencairan dana PIP dari proses aktifasi sampai penarikan di bank BNI Parigi, dengan pertimbangan jarak yang terlalu jauh dan biaya yang besar.
3. Orang tua siswa dengan sukarela akan memberikan sedikit Dana PIP yang diterima untuk membantu biaya transportasi dan untuk sumbangan pembangunan Musholla Sekolah.
Kesepakatan ini di Ambil berdasarkan musyawarah bersama dengan mempertimbangkan manfaat pembangunan musholla bagi seluruh warga sekolah SMA Negeri 1 Palaza.
Kepada Wartawan” Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Palaza
DEWA MADE OKA ,S.Pd
Menyampaikan… bahwa sy tidak pernah melakukan punggutan liar seperti yang dituduhkan, karna dana yang dikumpulkan oleh bendahara komite adalah murni kerelaan orang tua penerima PIP menyumbangkan sedikit rejeki yang dia peroleh untuk pembangunan teras musollah.
Uang yang di kumpulkan dari sumbangan itu dikelola oleh komite sekolah, dan saya selaku kepala sekolah hanya mengecek dan memastikan semua itu berjalan sesuai harapan orang tua penerima PIP”, jelasnya.
Marwan
