CENDRAWASI7.COM
Tapanuli Selatan — Pembangunan rekonstruksi Jalan Aek Natas–Dolok Godang, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang baru saja selesai dikerjakan, kini menjadi sorotan.
Proyek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 ini memiliki pagu sekitar Rp1,99 miliar, dengan pelaksana CV Putra Setia.
Warga menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Namun, setelah pekerjaan selesai, muncul kekhawatiran terkait kualitas lapisan aspal hotmix yang terlihat di sejumlah bagian.
Pantauan di lapangan menunjukkan, permukaan aspal tampak memiliki pori-pori yang cukup terlihat. Material batu pada campuran aspal juga tampak menonjol, sementara lapisan hotmix dinilai terlihat tipis dan bagian tepinya tampak kurang rapi.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menduga kondisi tersebut dapat memengaruhi ketahanan jalan.
“Kami khawatir aspal ini tidak bertahan lama. Dari kondisi yang terlihat, kami menduga suhu hotmix saat penghamparan kurang optimal dan ketebalannya perlu diperiksa,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, tim media meminta PPK dan Dinas PUPR Kabupaten Tapanuli Selatan turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan, termasuk memastikan ketebalan, mutu material, serta pelaksanaan penghamparan hotmix telah sesuai spesifikasi teknis.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait masih perlu memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai kualitas pekerjaan tersebut.
Publik kini menunggu: apakah kualitas jalan ini benar-benar telah sesuai standar, atau justru perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut?
Reporter || Abdulah





