Provinsi Papua selatan

Kabupaten Mappi Jadi yang Pertama Paparkan Program Pembangunan ke Gubernur Papua Selatan

Avatar photo
114
×

Kabupaten Mappi Jadi yang Pertama Paparkan Program Pembangunan ke Gubernur Papua Selatan

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Kabupaten Mappi menjadi daerah pertama yang melakukan presentasi program pembangunan di hadapan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, beserta jajaran pemerintah provinsi. Audiensi digelar di Gedung Negara, Kantor Gubernur Papua Selatan, Jumat (5/9/2025).

Pertemuan ini menindaklanjuti surat resmi Bupati Mappi Nomor 000.7.3/1085/BUP/IX/2025 perihal permohonan audiensi terkait Program Percepatan Pembangunan Terpadu, Terintegrasi, dan Berkelanjutan Kabupaten Mappi 2026–2030. Sesuai undangan provinsi, rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Selatan.

Audiensi dihadiri Ketua dan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan, Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu, Wakil Bupati H. Sanusi, Sekda Mappi, DPRK Mappi, pimpinan OPD Pemprov Papua Selatan, serta jajaran OPD Pemkab Mappi.

“Wilayah yang Tuhan anugerahkan kepada kita adalah satu dan sama, masyarakat yang kita layani pun satu dan sama. Karena itu dibutuhkan sinergitas dalam penyusunan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan,” kata Gubernur Apolo Safanpo.

Bupati Mappi dalam paparannya membeberkan visi-misi pembangunan 2026–2030 yang dituangkan dalam empat pilar utama:

1. Pendidikan (Mappi Pintar, Mappi Berkarya),

2. Kesehatan (Mappi Sehat),

3. Infrastruktur (Mappi Tersambung, Mappi Terang, Mappi Bangga),

4. Ekonomi (Mappi Mandiri, Mappi Hijau).

“Seluruh kebutuhan di Mappi harus dipadukan secara terpadu, terintegrasi, dan berkelanjutan. Fokus utama adalah peningkatan sumber daya manusia berkualitas menuju kesejahteraan masyarakat dan Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Kristosimus.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Mappi menyerahkan tiga dokumen resmi kepada Pemprov Papua Selatan, yakni materi pemaparan bupati, proposal percepatan pembangunan daerah, serta data dukung lainnya.

Kristosimus berharap, usulan Mappi bisa menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. “Mappi punya posisi strategis untuk menopang kabupaten sekitar. Kami ingin pelayanan bukan hanya dirasakan di ibu kota, tapi juga di distrik hingga kampung,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Apolo menekankan pentingnya sinkronisasi. Ia menyebut program provinsi harus sesuai dengan kebutuhan dasar masyarakat Mappi agar tidak terjadi tumpang tindih.

“Semua sudah kita rencanakan secara berjenjang dari musrenbang kampung hingga provinsi. Hari ini juga ada penandatanganan kesepakatan teknis antara dinas provinsi dan kabupaten. Senin nanti kita akan bahas lebih lanjut program prioritas, khusus untuk orang asli Papua, agar benar-benar menjadi perhatian dalam musrenbang otsus,” ujarnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal harmonisasi program pembangunan antara Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Mappi, dengan tujuan agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page