KriminalNews Papua

Jalur Rawan Disisir, Satgas Cartenz Temukan Ratusan Anak Panah hingga Senapan Angin

Avatar photo
158
×

Jalur Rawan Disisir, Satgas Cartenz Temukan Ratusan Anak Panah hingga Senapan Angin

Sebarkan artikel ini
Social Share

Yahukimo||Cendrawasi7, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bergerak cepat pascainsiden kontak tembak di Yahukimo, Papua. Aparat langsung melakukan patroli taktis hingga penyisiran di sejumlah titik rawan yang diduga menjadi jalur dan lokasi persembunyian kelompok kriminal bersenjata (KKB).

‎Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kontak tembak yang terjadi pada Rabu (15/4) di Kampung Samboga, Distrik Seredala. Dalam waktu singkat, Satgas melakukan penyelidikan, pendalaman, hingga pengejaran terhadap kelompok yang diduga berasal dari KKB Kodap XVI Yahukimo.

‎Operasi berlanjut pada Jumat (17/4) malam hingga Sabtu (18/4), dengan menyasar jalur-jalur yang selama ini kerap digunakan kelompok bersenjata. Patroli dilakukan secara intensif untuk mencegah potensi gangguan keamanan meluas.

‎Tak hanya patroli, personel juga melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi persinggahan. Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah area Camp PT Indo Papua.

‎Dari hasil penyisiran, aparat mengamankan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut. Barang bukti yang disita antara lain 133 anak panah, 17 busur, 8 parang, 3 kapak, 2 mata kapak, 1 kapak kayu, 6 senapan angin, 1 pisau sangkur, serta 1 unit telepon genggam.

‎Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa patroli taktis dan penyisiran merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

‎“Patroli dan penyisiran ini kami lakukan untuk memastikan wilayah tetap aman serta meminimalisasi potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

‎Hal senada disampaikan Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga. Ia menekankan bahwa kegiatan pengamanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan sistematis di titik-titik rawan.

‎“Kami perkuat patroli dan pemantauan di wilayah yang berpotensi terjadi gangguan agar situasi tetap terkendali,” katanya.

‎Sementara itu, Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan respons cepat aparat pasca insiden kontak tembak.

‎“Setelah kejadian, kami langsung lakukan penyelidikan dan pengejaran. Patroli taktis dan penyisiran ini bagian dari langkah lanjutan untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, dari hasil kegiatan tersebut kondisi keamanan di Yahukimo saat ini terpantau terkendali. Penyisiran juga dilakukan di jalur-jalur rawan untuk mencegah potensi ancaman berkembang.

‎Satgas Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Papua melalui langkah preventif, preemtif, hingga penegakan hukum secara profesional dan terukur.

‎Pengamanan akan terus ditingkatkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman di tengah situasi yang masih dinamis di wilayah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page