Provinsi Papua selatan

Geger Penemuan Jenazah Pria Bertato di Perairan Tabonji, Dimakamkan Secara Layak

Avatar photo
118
×

Geger Penemuan Jenazah Pria Bertato di Perairan Tabonji, Dimakamkan Secara Layak

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Warga Distrik Tabonji, Kabupaten Merauke, Papua Selatan digegerkan dengan penemuan jenazah seorang laki-laki tanpa identitas di wilayah Selat Mariana (Kali Endon).Aparat TNI-Polri bersama masyarakat langsung bergerak melakukan evakuasi.

‎Kapolres Merauke melalui jajaran Polres Merauke membenarkan adanya laporan tersebut. Informasi awal diterima pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIT dari seorang warga Kampung Tabonji bernama Tobias Cambodia.

‎Saat itu, Tobias hendak memeriksa jaring ikan di perairan Selat Mariana. Namun, ia justru menemukan sesosok tubuh pria yang sudah tidak bernyawa. Temuan itu segera dilaporkan kepada aparat melalui Babinsa Distrik Tabonji.

‎Keesokan harinya, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIT, personel kepolisian bersama unsur terkait melakukan koordinasi dan menyiapkan proses evakuasi. Sekitar pukul 14.50 WIT, tim gabungan yang terdiri dari Babinsa Tabonji, tokoh agama, petugas Puskesmas Tabonji, dan warga setempat bertolak ke lokasi menggunakan speed boat.

‎Tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT. Petugas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Hasilnya, kondisi tubuh korban sudah dalam tahap pembusukan lanjut sehingga identifikasi visual tidak memungkinkan dilakukan.

‎Satu-satunya ciri yang masih dapat dikenali adalah tato bergambar perempuan pada bagian dada korban.

‎Karena kondisi jenazah yang sudah rusak parah serta tidak ditemukan identitas maupun keluarga yang melapor, aparat bersama warga sepakat memakamkan jenazah secara layak di wilayah Befak Kali Endon, Distrik Tabonji, tidak jauh dari lokasi penemuan.

‎Polisi juga telah berkoordinasi dengan unsur Polair dan pihak terkait untuk memastikan tidak ada laporan awak kapal yang hilang di sekitar perairan tersebut. Namun hingga kini, belum ada informasi yang mengarah pada identitas korban.

‎Sementara itu, personel Polres Merauke Aiptu Robert Dedge mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk proses pencocokan data.

‎“Jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri tato di dada, segera hubungi pihak kepolisian,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page