MERAUKE, Cendrawasi7 – Petani di Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mulai menguji dua varietas padi, yakni IPB 9G dan IPB 15S. Penanaman dilakukan di lahan percontohan kawasan Transmigrasi Salor, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang digelar Tim Ekspedisi Patriot IPB itu bertujuan mendukung produksi benih dan ketahanan pangan di kawasan transmigrasi. Petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri turut hadir dalam penanaman simbolis tersebut.
Kepala Distrik Kurik Maria Belekubun mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam pengembangan pertanian di wilayahnya. Ia berharap pendampingan kepada petani terus berlanjut setelah kegiatan penanaman.
Perwakilan Balai Penyuluh Pertanian, Rizal Fiqih, mengatakan uji varietas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan metode budidaya dan padi unggul kepada petani. Menurutnya, keterlibatan penyuluh dan petani diperlukan agar hasil uji di lahan percontohan dapat dimanfaatkan di lapangan.
Dukungan juga disampaikan Kabag SDM Polres Merauke Kompol Sanawiah Yunita Mahulette yang hadir mewakili Kapolres Merauke. Ia mengatakan Polres Merauke telah menjalankan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di Distrik Semangga.
“Polres Merauke juga memiliki program ketahanan pangan, salah satunya melalui pengembangan tanaman jagung. Program tersebut telah berjalan kurang lebih dua tahun dan dilaksanakan di wilayah Distrik Semangga,” ujarnya.
Menurut Sanawiah, hasil panen jagung dari program tersebut telah diserap Bulog untuk kebutuhan peternakan. Ia juga mengapresiasi Tim Ekspedisi Patriot IPB yang membawa pengetahuan pertanian untuk diterapkan bersama petani Merauke.
Selain penanaman simbolis, peserta mendapat pemaparan mengenai varietas IPB 9G dan IPB 15S, meninjau lahan percontohan, serta berdiskusi mengenai pengembangan pertanian di Kurik. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.50 WIT. (C7)





