OlahragaProvinsi Papua selatan

Dua Anak Merauke Harumkan Nama Papua Selatan di Kejuaraan Renang Nasional ‎

Avatar photo
507
×

Dua Anak Merauke Harumkan Nama Papua Selatan di Kejuaraan Renang Nasional ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Medan||Cendrawasi7, Dua atlet muda asal Merauke, Papua Selatan, menorehkan prestasi membanggakan di ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) Medan 2026. Bertanding di Kolam Renang Selayang pada 10–12 April, keduanya sukses membawa pulang total delapan medali dari 10 nomor lomba yang diikuti. Senin (13/04/2026).

‎Mereka adalah Queen Felicia Christiani (8) dan Ananda Freysa Kresnadi (13), atlet binaan Kali Maro Swimming Club Merauke. Di tengah keterbatasan, keduanya tetap mampu tampil kompetitif di level nasional.

‎Perjalanan menuju ajang tersebut tidak mudah. Queen dan Ananda harus menempuh ribuan kilometer dari Merauke ke Medan dengan biaya pribadi, didampingi manajer tim, demi membawa nama Papua Selatan ke kancah nasional.

‎Di kategori putri Group 5, Queen Felicia Christiani meraih satu medali perak dan tiga perunggu. Ia finis sebagai juara II di nomor 50 meter gaya punggung dengan catatan waktu 50,89 detik. Sementara tiga medali perunggu diraih dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu (49,83 detik), 100 meter gaya punggung (1 menit 50,02 detik), serta 100 meter gaya kupu-kupu (1 menit 59,44 detik).

‎Siswi SD YPPK St. Agustinus Bambu Pemali Merauke itu tampil penuh semangat meski harus beradaptasi dengan atmosfer kompetisi yang lebih ketat dibandingkan kejuaraan daerah.

‎Sementara itu, Ananda Freysa Kresnadi yang turun di kategori putra Group 3 juga tampil impresif. Ia menyumbangkan dua medali perak dan dua perunggu. Medali perak diraih di nomor 100 meter gaya bebas (1 menit 8,30 detik) dan 400 meter gaya ganti perorangan (6 menit 18,13 detik).

‎Adapun dua medali perunggu diraih dari nomor 50 meter gaya bebas (29,90 detik) serta 50 meter gaya kupu-kupu (32,58 detik). Siswa MI YAMRA Merauke itu menunjukkan teknik dan daya juang yang mampu bersaing dengan atlet dari berbagai kota besar di Indonesia.

‎Keikutsertaan keduanya di KRAPSI Medan 2026 bukan sekadar mengejar medali. Lebih dari itu, perjalanan panjang yang mereka tempuh menjadi bukti tekad dan keberanian untuk bersaing di level nasional.

‎Tanpa dukungan sponsor besar, mereka tetap berangkat dengan dana pribadi. Kondisi tersebut tak menyurutkan semangat untuk membuktikan bahwa talenta dari Papua Selatan mampu bersinar di panggung nasional.

‎Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Merauke. Queen dan Ananda membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu menembus berbagai keterbatasan.

‎Ke depan, dukungan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan olahraga diharapkan dapat semakin ditingkatkan, agar potensi atlet muda Papua terus berkembang dan mampu berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

‎Dari ujung timur Indonesia, dua bintang muda ini telah menyalakan harapan lahirnya generasi juara masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page