PROBOLINGGO _C7. Com
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo tengah melakukan uji coba pemindahan pos tiket masuk kawasan wisata Bromo. Pos tiket yang sebelumnya terletak di atas, kini dipindahkan ke bawah, tepatnya di lingkungan Pendopo Agung Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.
Langkah ini diambil dengan tujuan untuk memperluas jangkauan kawasan wisata Bromo yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo dan meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan pemindahan pos tiket masuk ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Probolinggo. “Salah satu tujuan dari pemindahan pos tiket masuk ini adalah untuk memperluas kawasan wisata Bromo yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Pemindahan pos tiket ini terang Heri, bukan hanya untuk Bromo itu sendiri, tetapi juga untuk menjangkau beberapa objek wisata lain yang ada di Kabupaten Probolinggo. Dimana, Kabupaten Probolinggo memiliki berbagai destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Diantaranya Puncak Seruni Point, Terminal Jembatan Kaca, Pusung Agung serta sejumlah kafe dan tempat wisata lainnya.
“Selain berkunjung ke lautan pasir atau Gunung Bromo yang terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), wisatawan juga bisa menikmati objek wisata lain yang tidak kalah menarik, seperti Puncak Seruni Point dan Terminal Jembatan Kaca,” tambahnya.
Heri menjelaskan pemindahan pos tiket masuk ini juga bertujuan untuk meningkatkan cakupan asuransi jiwa bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bromo. “Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung atau wisatawan yang datang ke sini. Dengan pemindahan ini, kami berharap bisa memperluas cakupan asuransi jiwa yang mencakup seluruh kawasan wisata Bromo,” terangnya.
Selain itu jelas Heri, Disporapar Kabupaten Probolinggo juga membuka pos cek tiket di jalan menuju Seruni Point. Langkah ini diharapkan dapat menarik retribusi dari wisatawan yang datang dari wilayah Malang atau Lumajang dan memasuki kawasan wisata di Kabupaten Probolinggo.
“Pemasangan pos cek tiket ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata serta memberikan pengawasan yang lebih baik terhadap arus wisatawan yang masuk ke kawasan Bromo,” tambahnya.
Dengan adanya pemindahan pos tiket dan penambahan pos cek tiket, Heri berharap dapat lebih meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat sektor pariwisata yang telah menjadi andalan Kabupaten Probolinggo.
“Semoga dengan adanya perubahan ini, kawasan wisata Bromo akan semakin berkembang dan bisa memberikan manfaat yang lebih besar baik bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya. ( th )
