Merauke||Cendrawasi7, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua Selatan mematangkan kesiapan angkutan Lebaran 2026 dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus mudik dan balik Idulfitri berjalan aman dan lancar.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada 12 Maret 2026. Fokus utama mencakup kesiapan moda transportasi udara, laut, dan darat, sekaligus langkah mitigasi menghadapi potensi gangguan selama periode angkutan Lebaran.
Kepala Dishub Papua Selatan, Michael R. Gomar, menegaskan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
“Kami telah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor dan menyepakati langkah-langkah konkret bersama seluruh stakeholder, mulai dari Dishub, KSOP, otoritas bandara hingga operator transportasi,” kata Michael dalam dialog interaktif di RRI Merauke, Bandara Mopah, Rabu (18/3/2026).
Ia menekankan, aspek mitigasi menjadi perhatian utama guna mengantisipasi risiko yang berpotensi mengganggu kelancaran angkutan Lebaran.
“Kami juga memetakan potensi gangguan dan menyiapkan langkah mitigasi agar pelaksanaan angkutan Lebaran tetap aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Dishub Papua Selatan turut melibatkan dinas perhubungan kabupaten di empat wilayah, yakni Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digul. Meski tidak seluruhnya hadir langsung, koordinasi tetap berjalan melalui laporan kesiapan masing-masing daerah.
“Secara umum seluruh kabupaten sudah melakukan persiapan, meski ada beberapa kendala yang perlu perhatian bersama,” jelasnya.
Salah satu kendala yang disorot adalah kondisi Pelabuhan Agats di Kabupaten Asmat yang mengalami kerusakan akibat bencana.
“Pelabuhan Agats memang mengalami kerusakan, namun Kementerian Perhubungan sudah mengambil langkah mitigasi agar pelayanan angkutan tetap berjalan,” tambah Michael.
Di sisi lain, dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Boven Digul yang menyiapkan layanan angkutan gratis bagi masyarakat selama Lebaran.
“Ada dua hingga tiga armada bus yang disiapkan untuk melayani masyarakat dari Tanah Merah menuju Merauke,” ungkapnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Dishub Papua Selatan optimistis angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan optimal.
“Kami terus memperkuat koordinasi dan sinergi agar masyarakat bisa menikmati layanan transportasi yang aman dan nyaman selama Lebaran,” pungkasnya. (*)
