Provinsi Papua selatan

Diduga Tersesat di Hutan Sota, Pemburu 55 Tahun Masih Dalam Pencarian

Avatar photo
70
×

Diduga Tersesat di Hutan Sota, Pemburu 55 Tahun Masih Dalam Pencarian

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Seorang pemburu dilaporkan belum kembali usai melakukan aktivitas berburu di kawasan hutan Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke pun mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian, Minggu (28/12/2025).

Laporan dugaan orang hilang tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke sekitar pukul 15.10 WIT dari anggota Polsek Sota, Kadir. Berdasarkan laporan itu, satu tim penolong langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.25 WIT.

Korban diketahui bernama Gabriel Mahuze (55), yang sebelumnya berburu bersama tujuh rekannya pada Sabtu (27/12) dini hari sekitar pukul 00.10 WIT. Namun hingga pagi hari di titik kumpul yang telah disepakati, korban tidak kunjung keluar dari hutan.

“Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri hingga Minggu siang, namun korban belum ditemukan sehingga Polsek Sota meminta bantuan Basarnas,” ujar Kadir dalam laporannya.

Tim SAR Merauke tiba di sekitar lokasi kejadian pada pukul 18.00 WIT dan langsung bergabung dengan unsur SAR gabungan yang telah lebih dulu berada di lokasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E., M.M., mengatakan upaya awal pencarian dilakukan dengan memanfaatkan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban serta mencari kemungkinan ceceran barang milik korban.

“Drone thermal digunakan sekaligus untuk memetakan area pencarian sebagai bahan pertimbangan operasi SAR lanjutan,” kata Rudi.

Namun, keterbatasan jarak pandang akibat kondisi yang mulai gelap membuat pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (29/12).

Rudi juga menekankan pentingnya koordinasi dengan masyarakat setempat. “Saya menekankan kepada seluruh personel agar selalu memperhatikan dan menghormati kearifan lokal yang berlaku di wilayah setempat,” tutupnya.

Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, saat berburu korban mengenakan kaos putih, celana loreng, sepatu lapangan, serta membawa sebilah parang kecil. Hingga siaran pers ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian akan dilanjutkan esok hari. (dwb/hms)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page