Berita

Dari Suka Maju, Apolo Safanpo Awali Safari Ramadhan 1447 di 11 Titik Papua Selatan ‎

Avatar photo
64
×

Dari Suka Maju, Apolo Safanpo Awali Safari Ramadhan 1447 di 11 Titik Papua Selatan ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dari Kampung Suka Maju, Distrik Malind, Selasa (24/2/2026). Kegiatan perdana ini menjadi titik awal kunjungan yang akan menjangkau 11 lokasi di empat kabupaten wilayah Papua Selatan.

‎Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, hadir langsung didampingi unsur Forkopimda Provinsi Papua Selatan, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Selatan, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran rombongan pemerintah disambut antusias masyarakat yang memadati masjid tempat pelaksanaan Safari Ramadhan dan buka puasa bersama.

‎Tak sekadar agenda seremonial, Safari Ramadhan disebut sebagai ruang dialog antara pemerintah dan warga. Dalam kunjungan tersebut, gubernur juga menyerahkan bantuan sembako dan menyerahkan dan pembangunan masjid senilai 50 juta diserahkan langsung kepada PKM Miftahul Huda Kampung Suka Maju.

‎“Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, semoga amal dan ibadah kita berkenan di hadapan Allah Yang Maha Kuasa,” ujar Apolo dalam sambutannya.

‎Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadhan memiliki makna mendalam bagi umat manusia untuk memulihkan tiga relasi penting dalam kehidupan.

‎Pertama, memulihkan kondisi internal diri yang kerap rusak akibat ketamakan dan hawa nafsu duniawi. Menurutnya, puasa menjadi sarana mengembalikan keseimbangan diri melalui pengendalian jasmani dan rohani.

‎Kedua, memperbaiki hubungan sosial dengan sesama—baik dengan keluarga, tetangga, rekan kerja, maupun lingkungan sekitar. Hal itu diwujudkan melalui sedekah dan kepedulian terhadap fakir miskin serta masyarakat kurang mampu.

‎“Terutama yang tinggal di sekitar kita, di tempat kerja dan lingkungan sosial kita,” tegasnya.

‎Ketiga, lanjut Apolo, adalah memulihkan hubungan dengan Sang Khalik melalui doa dan penyerahan diri. Dengan doa, manusia diingatkan untuk berserah diri serta memohon ampun atas kesalahan.

‎“Tiga hal itulah yang kita pulihkan dalam hubungan dengan diri sendiri, relasi sosial, dan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

‎Ia mengajak seluruh masyarakat Papua Selatan menjalani Ramadhan dengan semangat saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman.

‎Apolo juga menegaskan, pemerintah berkewajiban memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman, sehingga dapat menyambut hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan.

‎Melalui Safari Ramadhan yang akan berlangsung di 11 titik, Pemprov Papua Selatan berharap kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi pintu masuk percepatan penyelesaian berbagai persoalan di daerah—mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga kebutuhan sosial keagamaan warga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page