Jakarta||Cendrawasi7. Com, Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, memimpin serah terima jabatan (sertijab) enam pejabat strategis di lingkungan Koarmada RI. Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kepemimpinan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.
Upacara sertijab berlangsung di Markas Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Mako Kodaeral) III, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Komandan Kodaeral XI Merauke, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, turut menghadiri kegiatan tersebut. Ia didampingi Ketua Daerah Kodaeral XI Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Saraswati Joko Andriyanto.
Dalam sambutannya, Denih Hendrata menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi TNI AL. Selain sebagai bentuk pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan, rotasi jabatan juga bertujuan meningkatkan efektivitas serta profesionalisme organisasi.
Menurutnya, setiap pejabat yang mendapat kepercayaan menduduki jabatan baru harus mampu menunjukkan kinerja terbaik, terutama dalam menghadapi perkembangan situasi dan tantangan tugas yang semakin kompleks.
”Jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara kedinasan, moral, maupun spiritual,” tegasnya.
Dalam sertijab tersebut, tiga posisi Komandan Kodaeral mengalami pergantian. Jabatan Komandan Kodaeral II diserahterimakan dari Laksda TNI Sarimpunan Tanjung kepada Laksma TNI Muhammad Riza.
Sementara itu, jabatan Komandan Kodaeral III beralih dari Laksda TNI Uki Prasetya kepada Laksma TNI Haryo Purnomo. Adapun Komandan Kodaeral VII kini dijabat Laksda TNI Singgih Sugiarto, menggantikan Laksda TNI Joni Sugianto.
Pergantian juga dilakukan pada sejumlah jabatan penting di jajaran staf Koarmada RI.
Jabatan Asisten Operasi (Asops) Pangkoarmada RI diserahterimakan dari Laksma TNI Haryo Purnomo kepada Kolonel Laut (P) Lutfi. Kemudian, jabatan Asisten Teritorial (Aster) Pangkoarmada RI beralih dari Laksma TNI Budi Mulyadi kepada Kolonel Marinir Edwin Ramadan.
Selain itu, jabatan Komandan Komando Latihan (Kolat) Koarmada RI diserahterimakan dari Laksma TNI Muslehyadi kepada Laksma TNI Bambang Kuncoro.
Denih mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak sekadar menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan kesiapan operasional satuan.
Ia menekankan pentingnya integritas, loyalitas, disiplin, serta keberanian mengambil keputusan yang tepat demi kepentingan organisasi, bangsa, dan negara.
”Pertahankan kinerja positif yang telah dicapai, hadirkan ide-ide segar dan inovasi yang relevan, serta bangun budaya kerja yang responsif terhadap tuntutan tugas,” ujarnya.
Denih juga meminta seluruh jajaran Koarmada RI memberikan dukungan penuh kepada pejabat yang baru. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya bergantung pada kemampuan seorang pemimpin, tetapi juga ditentukan oleh kekompakan dan kerja sama seluruh personel.
”Kita harus terus bergerak maju, memperkuat profesionalisme, dan memastikan Koarmada RI tetap menjadi kekuatan utama TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia,” tegasnya.
Kehadiran Dankodaeral XI Laksda TNI Joko Andriyanto dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi dan soliditas antarsatuan di lingkungan Koarmada RI.
Melalui pergantian sejumlah pejabat strategis ini, Koarmada RI diharapkan semakin siap menghadapi dinamika tugas, memperkuat kemampuan operasional, serta meningkatkan perannya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia. (C7)





