Merauke||Cendrawasi7, Pemerintah Kabupaten Merauke bersama Polres Merauke dan Bulog melepas distribusi 4.634 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk wilayah Papua Raya, Senin (9/12/2025). Pelepasan dilakukan secara serentak melalui zoom meeting dari Gudang Bulog di Jalan Gudang Arang, menandai langkah besar pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, dan Kepala Bulog Merauke Karennu, S.E., hadir memimpin langsung kegiatan ini.
Kapolres Merauke: Distribusi Beras Dikawal Ketat, Tidak Ada Ruang untuk Mafia Pangan
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga menegaskan bahwa pihaknya menurunkan personel untuk mengawal distribusi beras SPHP mulai dari gudang hingga ke agen-agen penyalur di seluruh wilayah kabupaten.
“Kami akan melakukan pengamanan ketat di seluruh titik distribusi. Patroli juga ditingkatkan agar tidak ada pihak yang coba menimbun atau memainkan harga,” tegas AKBP Leonardo Yoga.
Menurutnya, operasi pengamanan pangan ini merupakan bagian dari program nasional Polri untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses beras murah tanpa hambatan.
“Kehadiran polisi di lapangan menjadi jaminan bahwa beras SPHP benar-benar sampai ke tangan masyarakat tanpa diganggu mafia pangan,” ujarnya.
Harga Beras Diharapkan Turun ke Bawah Rp12.000 per Kilogram
Bupati Yoseph Bladib Gebze dan Kepala Bulog Merauke Karennu memberikan apresiasi kepada Polres Merauke atas dukungan penuh dalam pengamanan distribusi. Mereka berharap pelepasan beras SPHP dalam jumlah besar ini mampu menstabilkan harga beras medium yang sempat naik menjadi Rp14.000–Rp15.000 per kilogram.
Dengan masuknya 4.634 ton beras SPHP ke pasar, harga diharapkan kembali ke level di bawah Rp12.000 per kilogram, sehingga daya beli masyarakat Papua Raya tetap terjaga menjelang akhir tahun.
Bulog Pastikan Pasokan Aman Jelang Nataru
Bulog Merauke memastikan stok beras di gudang tetap aman meskipun pelepasan dalam jumlah besar dilakukan. Program SPHP disebut menjadi instrumen penting pemerintah dalam meredam gejolak harga bahan pokok, terutama di wilayah Papua yang memiliki tantangan distribusi lebih besar dibanding daerah lain.
Kegiatan pelepasan beras SPHP ini ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, Polres Merauke, dan Bulog untuk terus menjaga stabilitas harga pangan hingga puncak perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. (*)
