Papua Selatan

BNI Hadir Bawa Harapan bagi Anak-anak Sekolah Rakyat di Merauke, Dorong Pendidikan dan Literasi Keuangan

Avatar photo
×

BNI Hadir Bawa Harapan bagi Anak-anak Sekolah Rakyat di Merauke, Dorong Pendidikan dan Literasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE, CENDRAWASI7.COM – Upaya membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Papua Selatan terus mendapat dukungan berbagai pihak. Salah satunya datang dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui program BNI Sahabat Sekolah Rakyat.

‎

‎Program tersebut menyasar siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke yang berlokasi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (27/10/2026).

‎

‎Kehadiran BNI tidak sekadar memberikan dukungan kepada dunia pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda dengan pengetahuan dasar mengenai pengelolaan keuangan sejak dini.

‎

‎Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 BNI ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara dunia perbankan, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Selatan.

‎

‎Government & Institution Business Solution BNI, Johanis Koti, menjelaskan bahwa program BNI Sahabat Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

‎

‎Melalui program tersebut, BNI berupaya memperkenalkan pentingnya literasi keuangan sekaligus memberikan perhatian dan apresiasi kepada siswa berprestasi.

‎

‎Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga motivasi agar para siswa semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita.

‎

‎Program ini juga menjadi wujud dukungan BNI terhadap kebijakan pemerintah dalam memperluas pemerataan pendidikan berkualitas, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Papua.

‎

‎BNI turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Merauke, serta jajaran Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke atas kerja sama yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

‎

‎Menurut BNI, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting agar program pemberdayaan pendidikan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi muda.

‎

‎Sementara itu, kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat berlangsung bertepatan dengan peringatan satu tahun berdirinya Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke.

‎

‎Momentum tersebut dimanfaatkan pihak sekolah untuk menyampaikan harapan agar fasilitas pendidikan bagi para siswa ke depan semakin memadai.

‎

‎Wakil Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke, Rosina Elsye Sabono, berharap para siswa segera dapat menempati gedung sekolah permanen sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal.

‎

‎Pasalnya, hingga saat ini aktivitas pendidikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke masih memanfaatkan fasilitas SMK Negeri 2 Merauke.

‎

‎Rosina juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberlangsungan program pendidikan tersebut.

‎

‎Ia turut memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendukung yang terus mendampingi siswa dalam proses pembelajaran.

‎

‎Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang sebelumnya mengalami putus sekolah.

‎

‎Sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Sekolah Rakyat dirancang untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan melalui sistem pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan peserta didik.

‎

‎Dalam pelaksanaannya, sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan pendekatan pembelajaran mendalam serta sistem multi-entry multi-exit.

‎

‎Melalui pendekatan tersebut, siswa yang memiliki kemampuan akademik berbeda tetap memperoleh kesempatan belajar sesuai tingkat penguasaan materi.

‎

‎Bagi anak-anak yang sebelumnya putus sekolah, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan tes penempatan untuk mengetahui kemampuan awal sebelum menentukan pendampingan pembelajaran yang sesuai.

‎

‎Pendampingan tersebut mencakup penguatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung sebagai bekal melanjutkan pendidikan.

‎

‎Rosina pun mengingatkan para siswa agar tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.

‎

‎”Lelah boleh, menyerah jangan,” pesannya.

‎

‎Di sisi lain, BNI berharap program Sahabat Sekolah Rakyat dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan.

 

‎Program serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah Papua, di antaranya Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi. Sementara kegiatan di Kabupaten Biak dan Kabupaten Sorong dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026.

‎

‎Melalui kolaborasi tersebut, BNI ingin memastikan dukungan terhadap pendidikan tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah yang membutuhkan perhatian lebih.

‎

‎Kehadiran BNI di Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke sekaligus memperlihatkan bahwa upaya membangun generasi muda Papua Selatan membutuhkan keterlibatan bersama, baik melalui penyediaan akses pendidikan, peningkatan keterampilan maupun penguatan literasi keuangan sejak dini. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page