MAPPI||Cendrawasi7, Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Futsal Bhayangkara Cup Ke-80 yang digelar Polres Mappi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kompetisi yang melibatkan ratusan atlet muda dari berbagai klub dan komunitas futsal di Kabupaten Mappi itu resmi dibuka oleh Kapolres Mappi, Kompol Suparmin, S.IP., M.H., Sabtu (6/6/2026).
Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Gelanggang Olahraga Kilometer 7, Kabupaten Mappi, dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para peserta yang akan berlaga selama hampir satu bulan ke depan.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mappi H. Sanusi, Dandim 1704/Mappi Letkol Inf Bayu Adi Nugroho, Wakapolres Mappi Kompol Komarul Huda, Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ronny Herry Tombokan, jajaran pejabat utama Polres Mappi, panitia pelaksana, hingga para pemain dan official peserta turnamen.
Ketua Panitia Bhayangkara Cup 2026, Ipda Benediktus Norbertus Monggocap, mengatakan turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sekaligus wadah mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.
Menurutnya, olahraga futsal dipilih karena memiliki daya tarik besar di kalangan generasi muda dan mampu menjadi sarana pembinaan karakter yang efektif melalui penanaman nilai disiplin, kerja sama tim, serta sportivitas.
“Turnamen ini diikuti oleh 15 tim dengan total 255 pemain dan official. Kompetisi akan berlangsung mulai 6 hingga 27 Juni 2026. Kami berharap seluruh peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya secara sportif,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Mappi Kompol Suparmin menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen. Karena itu, Polri terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif, salah satunya melalui kompetisi olahraga.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, unggul, dan berprestasi,” kata Suparmin.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang terlihat dari jumlah peserta yang ambil bagian dalam turnamen tersebut. Menurutnya, respons positif masyarakat menunjukkan bahwa olahraga masih menjadi salah satu media efektif dalam membangun persatuan dan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Kapolres mengingatkan seluruh pemain, official, dan suporter agar menjunjung tinggi nilai sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta menjaga ketertiban selama kompetisi berlangsung.
“Olahraga tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga mental yang kuat dan pola pikir yang positif. Karena itu, mari jadikan turnamen ini sebagai ajang persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.
Pembukaan turnamen ditandai dengan kick off pertandingan perdana yang dilakukan Kapolres Mappi pada pukul 14.15 WIT. Setelah itu, rangkaian laga penyisihan grup langsung digelar dan disambut antusias para pemain maupun penonton yang hadir.
Sebanyak 15 tim yang terbagi dalam empat grup akan bersaing memperebutkan gelar juara Bhayangkara Cup Ke-80. Tim-tim tersebut berasal dari berbagai komunitas dan klub futsal yang ada di Kabupaten Mappi, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga futsal.
Turnamen dijadwalkan berlangsung hingga 27 Juni 2026 dengan sistem penyisihan grup sebelum memasuki babak gugur. Selain menjadi ajang kompetisi, Bhayangkara Cup juga diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda, memperkuat tali silaturahmi antar warga, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres Mappi menyiagakan personel pengamanan selama turnamen berlangsung. Pengawasan dan koordinasi dengan panitia juga terus dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya pertandingan.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam Bhayangkara Cup Ke-80 menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan yang efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui semangat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang dibangun dalam turnamen ini, Polres Mappi berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi untuk mewujudkan Kabupaten Mappi yang aman, sehat, dan harmonis. (*)





