OlahragaPapua Selatan

Merauke Sambut Piala Dunia 2026 dengan Pawai Damai, Bupati Ajak Warga Junjung Sportivitas

Avatar photo
×

Merauke Sambut Piala Dunia 2026 dengan Pawai Damai, Bupati Ajak Warga Junjung Sportivitas

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE||Cendrawasi7, Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Ratusan pecinta sepak bola yang mengenakan jersey berbagai negara peserta Piala Dunia memadati Lapangan Mandala dan sejumlah ruas jalan utama kota dalam pawai dan karnaval yang berlangsung meriah, Jumat (6/6/2026) sore.

‎Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Merauke, Joseph B. Gebze. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Piala Dunia bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, melainkan pesta olahraga terbesar yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang, budaya, dan pilihan tim favorit.

‎”Ini adalah pesta akbar dunia. Kita melihat masyarakat hadir dengan berbagai jersey kebanggaan, ada yang mendukung Belanda, Argentina, Brasil, dan negara-negara lainnya. Perbedaan itu adalah hal yang biasa dalam olahraga, tetapi yang paling penting adalah semangat sportivitas,” ujar Joseph Gebze.

‎Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat Merauke dalam menyambut Piala Dunia menjadi bukti kuat bahwa sepak bola memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Namun, semangat tersebut harus diwujudkan dalam suasana yang damai, tertib, dan penuh rasa saling menghormati.

‎”Boleh berbeda dalam mendukung tim masing-masing, tetapi kita tetap satu. Kita adalah warga Merauke. Euforia yang kita tunjukkan harus menjadi euforia yang menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” katanya.

‎Bupati menegaskan bahwa olahraga mengajarkan banyak nilai positif, mulai dari disiplin, kerja sama, hingga penghormatan terhadap perbedaan. Karena itu, momentum Piala Dunia diharapkan menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat citra Merauke sebagai daerah yang aman, harmonis, dan kondusif.

‎Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari kalangan anak-anak, pemuda hingga orang tua.

‎”Ini menunjukkan bahwa Merauke adalah daerah yang aman, damai, dan mengedepankan kebahagiaan bersama. Semoga semangat olahraga terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Merauke maupun Provinsi Papua Selatan,” ujarnya.

‎Menanggapi potensi gesekan antarpendukung selama berlangsungnya Piala Dunia, Joseph Gebze mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam fanatisme yang berlebihan. Ia menilai perbedaan dukungan merupakan hal yang wajar dalam olahraga dan tidak boleh menjadi pemicu konflik.

‎”Di dalam keluarga saja ada yang mendukung tim berbeda-beda. Namun jangan sampai perbedaan pilihan itu menimbulkan konflik. Walaupun berbeda dukungan, kita tetap keluarga dan tetap satu sebagai warga Merauke,” tegasnya.

‎Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan agar suatu saat Indonesia mampu tampil di panggung sepak bola dunia. Ia berharap seluruh masyarakat dapat bersatu mengenakan jersey Merah Putih untuk memberikan dukungan kepada Tim Nasional Indonesia di ajang Piala Dunia.

‎”Kita nikmati Piala Dunia ini, tetapi jangan lupa berdoa semoga suatu saat kita semua menggunakan jersey Merah Putih dan mendukung tim nasional kita sendiri,” katanya.

‎Saat ditanya mengenai tim favoritnya, Joseph Gebze mengaku tetap setia mendukung Argentina sejak pertama kali mengenal sepak bola.

‎Sementara itu, Koordinator Pawai Fans Pendukung Piala Dunia 2026, Albin Gebze, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Merauke yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

‎Ia mengajak seluruh komunitas pendukung berbagai negara untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.

‎”Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Apa yang telah disampaikan Bapak Bupati menjadi pesan bagi kita semua untuk menjaga persatuan, keamanan, dan sportivitas dalam mendukung tim favorit masing-masing,” ujarnya.

‎Pawai yang diikuti ratusan pendukung berbagai negara peserta Piala Dunia itu berlangsung meriah dan penuh warna. Deretan jersey dari berbagai negara menghiasi jalan-jalan utama Kota Merauke, menjadi simbol bahwa perbedaan pilihan dalam olahraga dapat berjalan berdampingan dengan semangat persaudaraan, toleransi, dan kedamaian.

‎Melalui kegiatan tersebut, Merauke tidak hanya menunjukkan kecintaannya terhadap sepak bola dunia, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai daerah yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page