Papua Selatan

Api di Lapas Merauke Padam Setelah Lebih dari Tiga Jam, Penyebab Masih Ditelusuri ‎

Avatar photo
×

Api di Lapas Merauke Padam Setelah Lebih dari Tiga Jam, Penyebab Masih Ditelusuri ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke, Cendrawasi7.com – Polisi awalnya mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, untuk merespons laporan keributan warga binaan, Jumat (9/10/2026). Namun, saat personel tiba di lokasi, kantor lapas sudah terbakar.

‎

‎Wakapolres Merauke Kompol Jerry Koagouw mengatakan laporan keributan tersebut diterima sekitar pukul 09.31 WIT. Personel kemudian bergerak ke lapas untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi situasi.

‎

‎“Jam 09.31 kami mendapat laporan dari Lapas bahwa ada keributan. Kita merespons mendatangi Lapas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun setibanya di Lapas, kantor Lapas sudah terbakar,” ujar Jerry di lokasi kejadian.

‎

‎Kebakaran itu membuat petugas gabungan memusatkan penanganan pada pemadaman api, penyelamatan jiwa, serta pengamanan lingkungan lapas. Penjagaan di sekitar tembok luar diperketat untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama penanganan berlangsung.

‎

‎Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah mobil pemadam dari Polres Merauke, Brimob Merauke, Kodim Merauke, Lanud J. A. Dimara, Mobil pemadam bandara dan Pemerintah Kabupaten Merauke dikerahkan. Armada tangki air turut membantu memasok kebutuhan air petugas.

‎

‎Upaya pemadaman berlangsung lebih dari tiga jam. Banyaknya material bangunan yang mudah terbakar serta tiupan angin kencang menjadi kendala petugas dalam mengendalikan kobaran api.

‎

‎Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah penanganan intensif oleh personel gabungan TNI-Polri, petugas pemadam, dan petugas lapas.

‎

‎Meski demikian, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Keterangan mengenai laporan keributan juga belum menjelaskan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan munculnya api.

‎

‎Jerry menyampaikan bahwa polisi masih perlu memastikan kondisi bagian dalam lapas, termasuk blok hunian warga binaan, setelah proses pemadaman dan sterilisasi lokasi.

‎

‎Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai kondisi warga binaan dan petugas, ada tidaknya korban, maupun besarnya kerusakan akibat kebakaran tersebut. (C7)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page