Provinsi Papua selatan

5 Jabatan Eselon II Papua Selatan Dilelang, Prioritaskan Putra Daerah

Avatar photo
285
×

5 Jabatan Eselon II Papua Selatan Dilelang, Prioritaskan Putra Daerah

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan resmi membuka seleksi terbuka untuk mengisi lima jabatan eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama. Lelang jabatan ini menyasar aparatur sipil negara (ASN) dengan pangkat golongan IVb hingga IVc.

‎Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan seleksi dilakukan secara terbuka guna menjaring figur-figur terbaik yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.

‎“Dalam waktu dekat kami harapkan sudah ada yang mendaftar. Seleksi ini terbuka dan mengikuti ketentuan yang berlaku,” ujar Ferdinandus di Merauke, Senin (20/4/2026).

‎Ia menegaskan, salah satu syarat penting dalam seleksi ini adalah pelamar merupakan Orang Asli Papua (OAP) dari Papua Selatan. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi putra daerah untuk mengisi jabatan strategis.

‎Selain itu, seluruh persyaratan administratif dan teknis telah dituangkan secara rinci dalam pengumuman resmi dan wajib dipenuhi oleh setiap peserta.
‎“Semua persyaratan sudah jelas dicantumkan dan harus dipenuhi oleh pelamar,” tegasnya.

‎Adapun lima jabatan yang dilelang meliputi Inspektur Daerah, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Kesbangpol, serta Kepala Biro Hukum.

‎Ferdinandus menjelaskan, jabatan-jabatan tersebut berada pada level pimpinan tinggi pratama dengan golongan IVb hingga IVc. Sementara untuk pengisian jabatan eselon III dan IV, pihaknya masih menunggu arahan dari gubernur.

‎“Untuk eselon III dan IV, kami masih menunggu arahan dari pak gubernur. Kami hanya mengeksekusi,” tambah mantan Sekda Kabupaten Mappi itu.

‎Seleksi terbuka ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Papua Selatan dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional, transparan, dan berbasis sistem merit. Melalui proses ini, diharapkan terpilih pejabat yang tidak hanya memenuhi syarat kepangkatan dan pengalaman, tetapi juga memiliki rekam jejak serta kemampuan memimpin organisasi secara efektif.

‎Secara umum, mekanisme lelang jabatan dilakukan secara terbuka, baik dalam lingkup nasional maupun regional, dengan penilaian yang mengedepankan aspek kompetensi, integritas, dan kinerja calon pejabat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page