Papua Selatan

Warga Kumbe Dukung Cetak Sawah, Minta Irigasi hingga Jalan Tani Disiapkan ‎

Avatar photo
×

Warga Kumbe Dukung Cetak Sawah, Minta Irigasi hingga Jalan Tani Disiapkan ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Warga Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, menyambut rencana Program Cetak Sawah Rakyat. Mereka berharap pembukaan sawah baru disertai irigasi, jalan tani, dan bantuan alat mesin pertanian agar lahan yang dibuka dapat dikelola secara berkelanjutan.

‎

‎Harapan itu mengemuka dalam sosialisasi program strategis nasional (PSN) di Kampung Kumbe, Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 warga tersebut dihadiri kepala kampung, tokoh adat, dan perwakilan marga setempat.

‎

‎Kepala Kampung Kumbe, Eduardus Anitoe Basik Basik, mengatakan pemerintah kampung mendukung program cetak sawah. Menurutnya, lahan yang belum dimanfaatkan berpeluang menjadi kawasan pertanian produktif sekaligus membuka pekerjaan bagi warga.

‎

‎“Hadirnya cetak sawah baru ini diharapkan dapat membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan petani lokal, serta menggerakkan roda perekonomian desa secara langsung melalui sektor pertanian padi. Kami berharap pembukaan lahan ini diimbangi dengan pembangunan infrastruktur penunjang seperti sistem irigasi, akses jalan tani, dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan),” ujar Eduardus.

‎

‎Ketua Dusun Kampung Kumbe sekaligus Manajer Brigade Pangan, Hermanus Mahuze, mengajak warga, terutama orang asli Papua dan generasi muda, terlibat langsung dalam kegiatan pertanian. Ia mengatakan koordinasi dengan dinas pertanian, Pemkab Merauke, dan Babinsa diperlukan sejak pemetaan lahan hingga pendampingan penanaman.

‎

‎“Program ini adalah peluang besar bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian keluarga. Kami berkomitmen terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Pemkab Merauke, hingga unsur TNI/Babinsa untuk pengawalan pemetaan lahan hingga pendampingan teknik menanam,” kata Hermanus.

‎

‎Hermanus juga mendorong penguatan kelompok tani agar penyaluran benih dan pupuk serta penggunaan alsintan dapat dikelola dengan baik. Ia berharap warga Kumbe menjadi pelaku utama dalam pengembangan pertanian di kampung mereka.

‎

‎Sosialisasi tersebut turut dihadiri Ketua Adat Kampung Kumbe Fransislaus Tard Ndiken dan Ketua Marga Ndiken Fransiskus Xaverius Ndiken. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.50 hingga 10.00 WIT. (C7)

‎

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page