Merauke||Cendrawasi7, Seorang pria berinisial S (54) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Semangga 2, Kelurahan Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Polisi turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin (24/8/2026) dini hari.
Olah TKP dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merauke bersama Tim Inafis, anggota SPKT, serta petugas kamar jenazah RSUD. Kegiatan dipimpin KBO Sat Reskrim Polres Merauke Ipda Stevent Eka Dapo, SH.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Kenangan, Merauke, dan sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.
Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, sebelum ditemukan meninggal, korban bersama saksi sempat berkomunikasi dengan anak mereka melalui telepon sekitar pukul 22.46 WIT. Sekitar pukul 23.00 WIT, korban kemudian mengajak saksi untuk beristirahat.
Namun, sekitar pukul 23.30 WIT, saksi menyadari korban sudah tidak berada di sampingnya. Saksi kemudian mencari korban ke bagian depan rumah, tetapi tidak menemukannya.
Pencarian berlanjut ke bagian belakang rumah. Di lokasi tersebut, saksi menemukan korban dalam kondisi tergantung.
Saksi sempat berusaha memastikan kondisi korban dengan menggoyangkan tubuhnya. Namun, korban tidak memberikan respons. Saksi kemudian meminta pertolongan tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Merauke.
Menerima laporan itu, polisi mendatangi lokasi. Olah TKP dimulai sekitar pukul 01.45 WIT. Tim melakukan pemotretan kondisi TKP secara umum maupun khusus untuk kepentingan penyelidikan.
Sekitar pukul 02.15 WIT, petugas melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah bersama petugas kamar jenazah RSUD. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian.
Seluruh rangkaian olah TKP selesai sekitar pukul 03.00 WIT.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi dan keterangan saksi, polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. Meski demikian, kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut.
Dugaan adanya persoalan utang piutang yang disebut dalam laporan awal sebagai kemungkinan motif juga masih dalam proses pendalaman dan belum menjadi kesimpulan kepolisian.
Polres Merauke mengimbau masyarakat segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui adanya permasalahan maupun kejadian yang membutuhkan penanganan aparat.
Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan foto jenazah maupun informasi pribadi korban demi menghormati privasi dan keluarga korban. (*)





