Merauke||Cendrawasi7, Kunjungan Kelompok Kerja (Pokja) Agama utusan Agama Islam Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Selatan (MRP PPS) di Distrik Muting, Kabupaten Merauke, dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan umat beragama.
Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Andaito, Minggu (19/7/2026), mempertemukan Salah satu anggota Pokja Agama MRP PPS H Abdul awal Gebze S.Pd.dengan tokoh-tokoh agama Islam, tokoh masyarakat, Majelis Ta’lim kaum muslimat, serta unsur pemerintah dan masyarakat se-Distrik Muting.
Dalam kesempatan itu, Anggota Pokja Agama utusan Agama Islam MRP PPS, KH Abdul Awal Gebze, menjelaskan bahwa MRP merupakan lembaga kultural yang menjadi representasi Orang Asli Papua (OAP). Keberadaan MRP memiliki tugas dan kewenangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021.
Menurutnya, salah satu fungsi Pokja Agama adalah menjaga dan memperkuat harmonisasi kehidupan beragama di Papua Selatan melalui semangat dialog, persaudaraan, serta saling menghormati.
“Kami mengajak seluruh komponen umat beragama, khususnya kaum muslimin dan muslimat, untuk terus menjaga hubungan yang harmonis, baik di internal umat beragama, antarumat beragama, maupun antara umat beragama dengan pemerintah,” ujar Awal Gebze.
Ia menegaskan, Papua Selatan, khususnya Bumi Animha, harus tetap menjadi wilayah yang damai dan terbebas dari konflik bernuansa agama. Karena itu, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat hendaknya diselesaikan lewat musyawarah dan dialog.
“Apabila ada persoalan atau gesekan di tengah masyarakat, mari kita duduk bersama mencari solusi terbaik. Setiap persoalan pasti memiliki jalan keluar apabila diselesaikan dengan semangat persaudaraan dan saling menghormati,” katanya.
KH Abdul Awal juga mengajak umat Islam untuk menjadikan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, dengan mengedepankan ajaran cinta kasih , menghormati perbedaan agama maupun suku, serta menerapkan sikap moderat, adil, dan dialogis dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembentukan pengurus Majelis Ta’lim Animha Distrik Muting sebagai wadah pembinaan keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi di kalangan muslim dan muslimat di wilayah tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Pokja Agama MRP PPS juga menyerahkan Mushaf Al-Qur’an kepada Ketua PKM setempat sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan kehidupan keagamaan dan peningkatan literasi Al-Qur’an di Distrik Muting.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Distrik Muting yang mewakili Kepala Distrik, unsur pimpinan distrik, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan umat Islam dari berbagai kampung di Distrik Muting. (*)





