Papua Selatan

Trestel Pelabuhan Atsj Asmat Roboh, Aktivitas Penumpang-Logistik Terganggu

Avatar photo
×

Trestel Pelabuhan Atsj Asmat Roboh, Aktivitas Penumpang-Logistik Terganggu

Sebarkan artikel ini
Social Share

ASMAT || Cendrawasi7 – Trestel atau jembatan penghubung Dermaga Pelabuhan Atsj, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, roboh setelah mengalami kerusakan berat. Insiden tersebut membuat aktivitas bongkar muat barang hingga naik-turun penumpang terganggu.

‎

‎Berdasarkan laporan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua Selatan, trestel mengalami kerusakan hingga runtuh pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIT.

‎

‎Sebelum kejadian, masyarakat disebut telah melihat tanda-tanda kerusakan pada bagian dalam struktur trestel. Kondisinya kemudian semakin parah hingga sebagian struktur jembatan penghubung dermaga tersebut roboh.

‎

‎Kerusakan itu turut dilaporkan Nakhoda KM Sabuk Nusantara 53 melalui berita acara tertanggal 18 Agustus 2026. Sehari kemudian, Kepala KUPP Kelas III Agats menyampaikan pemberitahuan kerusakan trestel kepada pihak terkait.

‎

‎Identifikasi dilakukan pada Rabu (19/8). Hasilnya menunjukkan kerusakan cukup signifikan pada struktur trestel. Usia bangunan yang telah cukup lama serta kuatnya arus sungai disebut menjadi faktor yang memengaruhi kerusakan tersebut.

‎

‎Robohnya trestel berdampak langsung terhadap operasional Pelabuhan Atsj. Aktivitas bongkar muat barang terganggu, sementara proses debarkasi dan embarkasi atau turun-naik penumpang tidak dapat berjalan normal.

‎

‎Kondisi tersebut juga berpotensi menghambat distribusi logistik menuju Atsj dan wilayah sekitarnya. Selain itu, struktur yang mengalami kerusakan dinilai meningkatkan risiko keselamatan bagi penumpang maupun petugas pelabuhan.

‎

‎Dishub Papua Selatan mendorong agar kerusakan tersebut segera ditangani secara menyeluruh. Pemerintah provinsi meminta dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, khususnya Direktorat Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan RI, untuk melakukan peninjauan teknis lanjutan.

‎

‎Peninjauan itu diharapkan menjadi dasar rehabilitasi dan perbaikan menyeluruh terhadap trestel sehingga fungsi Pelabuhan Atsj dapat kembali normal.

‎

‎Penanganan dinilai mendesak karena Pelabuhan Atsj menjadi salah satu fasilitas penting untuk mobilitas masyarakat sekaligus jalur distribusi barang dan logistik di Atsj serta wilayah sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page