TIMIKA||Cendrawasi7, Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penembakan terhadap seorang karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Korban diketahui bernama Simson Mulia (48), karyawan perusahaan tambang tersebut, yang meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian bawah telinga. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, peluru diketahui masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah telinga kiri.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban bersama rekannya tengah menyelesaikan pekerjaan survei di kawasan tambang Grasberg.
“Korban saat itu berada di bagian belakang kendaraan pikap untuk merapikan perlengkapan dan peralatan survei setelah pekerjaan tanah yang mereka lakukan selesai,” ujar Yusuf, Jumat (13/3/2026).
Menurut keterangan saksi yang juga merupakan sopir kendaraan, tiba-tiba terdengar dua kali suara tembakan dari arah yang belum dapat dipastikan. Tak lama setelah suara letusan itu, korban terlihat terjatuh dan helm yang dikenakannya terlepas.
Saksi yang panik kemudian segera menghubungi base camp menggunakan handy talky (HT) untuk meminta bantuan evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat keamanan bersama tim medis langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.
Namun dalam perjalanan menuju titik kejadian, aparat sempat mendapat gangguan berupa tembakan dari kelompok kriminal bersenjata yang berada di area perbukitan sekitar lokasi.
Meski berada dalam situasi berbahaya, tim di lapangan tetap memprioritaskan upaya penyelamatan korban.
“Prioritas utama tim adalah mengevakuasi korban yang saat itu masih dalam kondisi hidup agar segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” jelas Yusuf.
Korban kemudian dibawa ke RS SOS Mile 68 Tembagapura untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT.
Setelah proses pemulasaraan selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dipulangkan ke pihak keluarga.
Jenazah diterbangkan dari Timika menuju Jakarta pada Kamis (12/3), sebelum selanjutnya dibawa ke rumah duka di Bandung, Jawa Barat.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, tim gabungan Satgas Damai Cartenz bersama Polres Mimika melakukan olah TKP di lokasi penembakan yang berada di area Jayapura Chuser, Distrik Tembagapura.
Kegiatan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura, dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi saksi di rumah sakit serta koordinasi dengan unsur pengamanan di Posko 900 sebelum menuju lokasi kejadian.
Di lokasi, tim melakukan rekonstruksi awal melalui tujuh adegan olah TKP. Proses ini meliputi pemeriksaan posisi kendaraan saat kejadian, posisi korban ketika terjatuh, kemungkinan arah datangnya tembakan, hingga posisi saksi saat peristiwa terjadi.
Seluruh rangkaian kegiatan olah TKP dilaporkan berjalan aman hingga tim kembali melakukan konsolidasi akhir di Mile 68.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menegaskan pihaknya berkomitmen mengungkap pelaku penembakan secara profesional.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan ini,” kata Faizal.
Ia memastikan seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu perkembangan penyelidikan yang masih berlangsung. (Odc)





