OlahragaPapua Selatan

Prestasi di Kapolda Cup 2026 Jadi Bukti Papua Selatan Mampu Bersaing di Kancah Voli Papua

Avatar photo
×

Prestasi di Kapolda Cup 2026 Jadi Bukti Papua Selatan Mampu Bersaing di Kancah Voli Papua

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Tim bola voli Papua Selatan (PAPSEL) U-19 menorehkan prestasi membanggakan setelah meraih medali perak pada Kejuaraan Kapolda Cup 2026 di Kota Biak. Meski hanya menjalani persiapan dalam waktu relatif singkat, tim mampu melaju hingga partai final dan menunjukkan Papua Selatan mulai diperhitungkan sebagai kekuatan baru bola voli di Tanah Papua.

Pelatih Kepala PAPSEL U-19, Peltu Deni Zulkarnaen, S.IP, yang juga merupakan anggota Lanud J.A. Dimara Merauke sekaligus pelatih bola voli Papua Selatan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak proses seleksi hingga berakhirnya turnamen.

Menurut Deni, keberhasilan tersebut tidak lepas dari perhatian dan dukungan Gubernur Papua Selatan, Bupati Merauke, Komandan Lanud J.A. Dimara, Kapolres Merauke selaku Ketua Pengkab PBVSI Merauke, Kasat Lantas Polres Merauke selaku Ketua Harian Pengkab PBVSI Merauke, serta Kompol Marlin Kaimu, S.Sos. selaku Manajer Tim Papua Selatan U-19.

“Terima kasih juga kepada seluruh tim pelatih dan terutama anak-anak kami yang telah berjuang luar biasa. Mereka menunjukkan semangat, disiplin, dan kerja keras sejak proses seleksi, pemusatan latihan hingga pertandingan di Biak,” ujar Peltu Deni Zulkarnaen, S.IP.

Ia mengatakan, sejak awal keberangkatan tim telah bertekad membuktikan bahwa atlet-atlet muda Papua Selatan mampu bersaing dengan daerah lain di Tanah Papua.

Performa PAPSEL U-19 pun terus meningkat sepanjang turnamen. Tim sukses menumbangkan Waropen, Sarmi, tuan rumah Kota Biak, hingga Kota Jayapura sebelum akhirnya melaju ke partai final menghadapi Papua Pegunungan.

Meski harus puas sebagai runner-up, Deni menilai pencapaian tersebut merupakan hasil yang sangat membanggakan.

“Papua Pegunungan diperkuat beberapa pemain dari Jawa Timur, bahkan ada yang merupakan pemain tim nasional junior voli pasir. Namun anak-anak Papua Selatan tidak gentar. Mereka mampu memberikan perlawanan dan membuktikan bahwa atlet asli Papua Selatan juga memiliki kualitas untuk bersaing,” katanya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Kejuaraan Kapolda Cup U-19 menjadi bagian dari program pembinaan jangka panjang untuk menyiapkan bibit-bibit atlet Papua Selatan menuju ajang yang lebih tinggi, seperti Pra-PON hingga PON.

“Target kami bukan hanya berprestasi di tingkat Papua, tetapi juga mampu melahirkan atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Deni mengungkapkan, tim kini mulai mempersiapkan diri menghadapi turnamen bola voli yang direncanakan digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Korps Brimob. Meski regulasi pertandingan belum diumumkan, latihan akan terus dilakukan agar kondisi para atlet tetap terjaga.

Ia juga mengaku bangga karena perjuangan tim mendapat apresiasi dari masyarakat Biak. Dukungan para pecinta voli selama pertandingan menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain Papua Selatan.

“Banyak masyarakat dan Volimania di Biak memberikan dukungan kepada kami. Mereka melihat Papua Selatan mampu memberikan warna baru dalam kejuaraan ini,” ungkapnya.

Deni menilai raihan medali perak merupakan pencapaian luar biasa mengingat waktu persiapan yang terbatas. Meski demikian, evaluasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas permainan, baik dari aspek pertahanan, serangan, kekompakan tim, maupun kemampuan individu para pemain.

“Kami akan terus memperbaiki setiap kekurangan agar tim semakin matang menghadapi event berikutnya,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pelatih bola voli di Papua Selatan untuk terus melakukan pembinaan atlet usia muda di klub masing-masing.

“Papua Selatan kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru bola voli di Tanah Papua. Ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pelatih untuk terus membina atlet-atlet muda agar prestasi ini terus berlanjut,” ujarnya.

Tak hanya pada nomor voli indoor, Deni turut mengapresiasi prestasi atlet voli pasir Papua Selatan yang berhasil menembus babak semifinal. Bahkan, satu tim sukses meraih posisi runner-up, sementara tim lainnya finis di peringkat keempat.

“Secara keseluruhan, baik tim indoor maupun voli pasir telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Mereka bekerja keras dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Papua Selatan,” tuturnya.

Di sisi lain, Deni berharap prestasi tersebut menjadi perhatian Pengprov PBVSI Papua Selatan, KONI Provinsi Papua Selatan, KONI kabupaten, hingga pemerintah daerah agar pembinaan atlet mendapat dukungan lebih maksimal, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana latihan.

Menurutnya, hingga kini atlet voli pasir Papua Selatan masih berlatih di lapangan sederhana yang dibangun secara swadaya karena belum memiliki fasilitas yang memadai.

“Kami berharap ke depan ada perhatian lebih terhadap pembinaan dan penyediaan sarana latihan. Dengan segala keterbatasan yang ada, anak-anak tetap menunjukkan semangat luar biasa. Itu menjadi modal besar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pungkas Peltu Deni Zulkarnaen, S.IP, anggota Lanud J.A. Dimara Merauke sekaligus Pelatih Kepala Tim Bola Voli Papua Selatan U-19. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page