CENDRAWASI7.COM
JAKARTA — Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., melontarkan pesan tegas kepada peserta PKP Angkatan I dan II Tahun 2026, Senin (31/8/2026).
Harli menegaskan, pemimpin bukan sekadar menjalankan rutinitas dan duduk di balik jabatan. Pemimpin harus berani membaca perubahan, keluar dari zona nyaman, menciptakan inovasi, dan menghadirkan dampak nyata.
Ia meminta Badiklat tidak berhenti pada pendidikan formal, tetapi menjadi motor transformasi Kejaksaan dengan melahirkan pemimpin yang berintegritas, adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sorotan tajam juga diarahkan pada Aksi Perubahan. Harli mengingatkan agar proyek peserta PKP tidak sekadar menjadi dokumen untuk memenuhi syarat pelatihan.
Aksi Perubahan harus menyelesaikan masalah nyata, terukur, dapat diterapkan dan meninggalkan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
“Nilai seorang pemimpin tidak diukur dari tingginya jabatan yang diemban, melainkan dari besarnya pengabdian, keluhuran etika, serta jejak kebaikan dan kemajuan yang ditinggalkan,” tegas Harli.
Pesannya jelas: jabatan boleh tinggi, tetapi tanpa perubahan dan pengabdian, kepemimpinan kehilangan makna.
@Red





